Pemuda Ini Kehilangan Motor Saat COD Aki di Surabaya, Diduga Digendam

Deny Prastyo Utomo - detikJatim
Kamis, 11 Agu 2022 04:03 WIB
SPKT Polsek Gubeng
SPKT Polsek Gubeng tempat korban gendam Surabaya melapor. (Foto: Deni Prastyo Utomo/detikJatim)
Surabaya -

Motor matik milik seorang pemuda berinisial MT (22) asal Bangkalan raib dibawa kabur dua orang laki-laki yang baru dia kenal saat janjian bertemu di Surabaya. Keduanya diduga menggendam korban setelah menyaru menjadi pembeli aki kendaraan.

Saat ditemui di Polsek Gubeng sekitar pukul 18.30 WIB, MT yang akan melaporkan kehilangan motor Honda Scoopy bernopol L 4073 BC menceritakan bagaimana dirinya merasa digendam hingga motornya dibawa kabur.

Bermula ketika MT janjian dengan kedua pelaku untuk cash on delivery (COD) sebuah aki kendaraan. Mereka janjian ketemu Rabu (10/8) siang pukul 11.00 WIB di kawasan Jalan Dharmahuda. MT datang ke tempat itu membawa aki dari tempat kerjanya di sebuah toko aki di kawasan Gubeng. Ia didatangi calon pembeli sesuai alamat yang ditentukan.

Setelah datang ke lokasi, MT kemudian bertemu dengan dua orang yang salah satunya juga membawa motor matik Yamaha Mio J.

"Saya kirim jam 11 siang. Saya kirim aki itu pesanan dari orang tadi (yang bawa kabur motor). Dua orang. Satunya orangnya tinggi agak tua ada kumisnya, satunya masih muda kayak anak-anak kuliahan pakai motor Mio J warna biru," ujar MT kepada detikJatim.

Setelah bertemu kedua orang pria yang belum diketahui indentitasnya itu meminjam motor korban dengan alasan akan mengambil aki dan kontak motor. MT yang berpikir positif memberikan kunci motor miliknya kepada salah satu pria itu.

"Pinjem kontak motor. Katanya mau pinjem motor mau ambil aki bekas, soalnya tukar tambah. Katanya biar enggak bolak-balik," ujar MT.

Seolah digendam, MT percaya begitu saja. Ditunggu hampir tiga jam. Pria yang pinjam motor milik korban tak kunjung kembali. Setelah itu, giliran terduga pelaku lain yang sedang menemani MT ikut kabur dengan alasan membeli kopi karena menunggu lama.

"Saya tunggu sampai jam dua. Kemudian pria yang lain bilang mau pesenin kopi. Karena menunggu lama. Beli kopinya jaraknya 20 meter. Setelah lama saya tanyakan ke penjaga warung, orang itu bentar lagi balik lagi. Tak tunggu terus enggak muncul-muncul. Tinggal aku sendiri," ungkap MT.

Sadar menjadi korban penipuan dan motornya raib digondol penipu MT yang didampingi temannya melaporkan kejadian kehilangan motor tersebut ke SPKT Polsek Gubeng.



Simak Video "Busa Setinggi 2 Meter Muncul di Sungai Mulyorejo, Ini Penyebabnya"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)