Ketua IBI Jatim Diperiksa soal Kasus RSUD Jombang Paksa Ibu Lahiran Normal

Ketua IBI Jatim Diperiksa soal Kasus RSUD Jombang Paksa Ibu Lahiran Normal

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Rabu, 10 Agu 2022 17:03 WIB
rsud jombang
Kasus RSUD Jombang paksa ibu lahiran normal terus didalami polisi. (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang -

Polisi memeriksa Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jatim Hj Lestari terkait kasus Rohma Roudotul Jannah (29) yang dipaksa melahirkan secara normal di RSUD Jombang hingga berujung bayinya meninggal. Lestari diperiksa polisi sebagai saksi ahli dalam kasus tersebut.

Penyelidikan kasus meninggalnya bayi Rohma di RSUD Jombang dimulai dengan pemeriksaan 11 saksi pada Rabu dan Kamis pekan lalu. Para saksi terdiri dari suami Rohma, Yopi Widianto (26), Kepala Puskesmas Sumobito dr Hexawan Tjahya Widada, 2 bidan Puskesmas Sumobito, 3 dokter spesialis kandungan RSUD Jombang, serta 4 bidan RSUD Jombang.

Satreskrim Polres Jombang lantas mengirim hasil pemeriksaan 11 saksi kepada IBI dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim untuk dianalisis pada Jumat (5/8). Kedua organisasi profesi itu juga menginvestigasi kasus persalinan Rohma yang berujung bayinya meninggal di RSUD Jombang.

"IBI Jatim sudah menjawab (menyerahkan hasil investigasi) dalam bentuk surat. Kemudian hari ini kami lakukan pemeriksaan keterangan sebagai ahli," kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha kepada detikJatim, Rabu (10/8/2022).

Giadi menjelaskan, Hj Lestari yang mewakili IBI Jatim menjadi saksi ahli kasus persalinan Rohma di RSUD Jombang. Menurutnya, pemeriksaan Lestari saat ini sedang berlangsung di kantor IBI Jatim.

"Jadi, hasil dari temuan mereka (IBI Jatim) kami tuangkan dalam berita acara pemeriksaan sebagai ahli. Saat ini sedang berlangsung pemeriksaannya," jelasnya.

Dengan begitu, tambah Giadi, tinggal IDI Jatim yang belum menyerahkan hasil investigasi kasus ini kepada Satreskrim Polres Jombang. Pihaknya akan menggelar jumpa pers setelah menerima hasil investigasi dan memeriksa perwakilan IDI Jatim sebagai saksi ahli.

"Nanti kami sampaikan secara utuh hasilnya, kami akan menyampaikan hasil masing-masing. Nanti akan ada jumpa pers bersama IBI, IDI dan kami di Polres Jombang. Setelah itu, baru nanti kami gelar perkara," tandasnya.

Perjalanan panjang kasus ini, di halaman selanjutnya!