Kejari Surabaya Ringkus 2 Buronan Kasus Perzinaan

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Kamis, 28 Jul 2022 20:19 WIB
kejari surabaya tangkap buron perzinaan
Dua buronan kasus perzinaan ditangkap (Foto: Dok. Kejari Surabaya)
Surabaya -

Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejari Surabaya menangkap Gleno Febri Maharano dan Devi Aprilianto. Keduanya adalah terpidana kasus perzinaan.

Kepala Kejari Surabaya Danang Suryo Wibowo mengatakan penangkapan itu dilakukan pada Kamis (28/7/2022) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Penangkapan itu berlangsung di Jalan Raya Taddan, Sampang, Madura.

Danang menuturkan kedua terpidana sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Surabaya dalam setahun terakhir. Penangkapan itu pun, lanjut Danang, berkat bantuan dan koordinasi dengan Kejari Sampang dan Sumenep.

"Awalnya, tim mendeteksi keberadaan kedua terpidana di wilayah Kabupaten Sumenep. Lalu, berangkat menuju lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian keduanya," kata Danang dalam keterangannya, Kamis (28/7/2022).

Hal senada disampaikan, Kasi Intelijen Kejari Surabaya, Khristiya Lutfiasandhi. Menurutnya, saat dalam perjalanan, tim memperoleh informasi baru bahwa kedua terpidana bergerak menuju Kota Surabaya. Beruntung, keduanya dapat ditangkap di tengah jalan saat mengendarai mobil di Sampang.

"Selanjutnya, kedua terpidana dibawa ke kantor Kejari Sampang untuk dilakukan pemeriksaan, sore harinya dibawa ke Rutan Kelas IIB Sampang untuk menjalani pidana penjara," ujarnya.

Berdasarkan putusan PT Surabaya Nomor 28/PID/2021/PT.SBY tanggal 17 Februari 2021 dan putusan PT Surabaya Nomor 27/PID/2021/PT.SBY tanggal 17 Februari 2021 telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana perzinaan sebagaimana diatur dalam pasal 284 ayat (1) ke-2 huruf b KUHP dan dijatuhkan pidana penjara selama 5 bulan.

Kasus itu bermula pada hari Minggu (22/7/2019) lalu sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, keduanya berada di International Homestay, di Jalan Bangka Surabaya. Di sana, keduanya menginap dan melakukan hubungan badan.

Selanjutnya, Istri sah terpidana Gleno Febri Maharano, yakni Hermin Dwi Sriyani bersama petugas Polsek Gubeng melakukan penggerebekan di lokasi tersebut. Lalu, kedua terpidana dibawa ke Polsek Gubeng untuk dilakukan proses hukum.



Simak Video "Masuk Buronan Interpol, Ratu Kecantikan Myanmar 2020 Tertahan di Thailand"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)