Oknum Satpol PP Surabaya Jual Barang Sitaan Siap Melawan

Oknum Satpol PP Surabaya Jual Barang Sitaan Siap Melawan

Esti Widiyana - detikJatim
Rabu, 20 Jul 2022 19:22 WIB
Kuasa hukum oknum Satpol PP yang menjadi tersangka korupsi barang sitaan.
Kuasa hukum oknum Satpol PP yang menjadi tersangka korupsi barang sitaan. (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Oknum Satpol PP Surabaya berinisial FE oleh Kejari Surabaya telah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi penjualan barang sitaan. Kuasa hukum tersangka tengah menyiapkan perlawanan.

Abdul Rahman Saleh dan Iwan Harimurti selaku kuasa hukum tersangka menyangkal tuduhan korupsi yang dialamatkan kepada FE. Semua tuduhan terhadap FE menurut mereka tidak benar.

Abdul Rahman, salah satu kuasa hukum tersangka menyatakan, tuduhan itu tidak benar termasuk nilai kerugian yang disangkakan hingga Rp 500 juta itu tanpa didasari audit dari lembaga yang diakui negara.

"Kami masih menimbang terlebih dahulu soal langkah apa yang kami lakukan dalam waktu dekat. Di antaranya, kami ajukan langkah praperadilan," kata Abdul Rahman kepada wartawan, Rabu (20/7/2022).

Selain itu, Abdul juga mempersoalkan langkah penyidik yang dianggap tidak menjelaskan secara detail. Seperti kronologi dalam perkara penjualan barang titipan hasil penertiban Satpol PP Surabaya.

"Apalagi, ini kasus korupsi tentu ada kerugian. Kerugian dari mana? Belum ada. Pelaku disebut membiarkan, menjual barang ke pihak lain. Jadi siapa yang memberi, siapa yang menjual, kemana uangnya? Itu tidak ada," ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan soal desas-desus penerimaan sejumlah uang melalui kotak kue kepada kliennya dalam sebuah pertemuan di kecamatan. Kotak kue itu, kata dia, tiba-tiba dimasukkan ke dalam mobil FE.