Menanti Sanksi Kasun yang Perkosa-Nikahi Gadis di Bawah Umur

Menanti Sanksi Kasun yang Perkosa-Nikahi Gadis di Bawah Umur

Tim detikJatim - detikJatim
Rabu, 15 Jun 2022 09:39 WIB
kasun di ngawi nikahi gadis di bawah umur diamankan polisi
Kasun di Ngawi, SM yang menikahi anak di bawah umur/Foto: Istimewa
Ngawi -

Kepala Dusun (Kasun) Dung Banteng, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi berinisial SM (50) telah ditangkap polisi karena menyetubuhi hingga menikahi anak di bawah umur. Namun hingga kini, Pemkab Ngawi belum menjatuhkan sanksi pada perangkat desanya.

"Kalau itu menunggu keputusan dari PN. Kita belum melangkah sejauh itu. Kita menunggu hasil sidang," kata Camat Kedunggalar Arifin saat dikonfirmasi detikJatim, Selasa (14/6/2022).

Pemberian sanksi sengaja tidak dilakukan saat ini. Tujuannya, agar tidak rancu sehingga proses hukum bisa berjalan.

"Nanti kalau bersama-sama rancu jadi biar berjalan proses hukum dulu," imbuh Arifin.

Arifin mengatakan, selama ini pihak Pemkab sudah melakukan upaya pendekatan dengan SM untuk melakukan investigasi. Dari hasil investigasi, SM sudah melakukan nikah siri dengan anak berusia 16 tahun.

"Kita sudah pendekatan investigasi kebenaran nikah siri dan memang betul telah terjadi. Tapi untuk detail penghulu kita belum sejauh itu. Intinya kita menunggu keputusan hukum Pengadilan Negeri," kata Arifin.

Sementara itu, Arifin menambahkan, pihak perangkat desa tempat tinggal mempelai wanita sebenarnya sudah memperingatkan agar jangan terjadi pernikahan. Namun, imbauan itu tidak didengarkan kedua mempelai.

"Kemarin dari pihak perangkat desa sudah memperingatkan agar membatalkan pernikahan siri. Tapi tidak diindahkan," tandasnya.

Beberapa waktu lalu, Bupati Ngawi Ony Anwar angkat bicara terkait kasun SM (50) yang menikahi anak di bawah umur secara diam-diam. Ony berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada SM jika memang terbukti bersalah.

"Saya jujur ndak tahu pasti kronologi kasun ini nikahnya pasti atau ndak. Yang jelas, tentu ada upaya dari Pemkab Ngawi untuk melakukan upaya tindakan jika bersalah," tegas Bupati Ngawi Ony Anwar saat dikonfirmasi detikJatim Jumat (10/6/2022).

Ony menambahkan, pihaknya memerintahkan dinas, camat, hingga kades untuk ikut mencari tahu. "Saya belum menerima laporan baik dari kades, camat terkait hal ini. Namun, langkah kami akan melakukan investigasi," terang Ony.

Selain itu, Ony mengatakan, secara normatif, jika ada permasalahan di tingkat desa, diselesaikan di tingkat desa hingga kecamatan. Jika terbukti bersalah sanksi akan diberlakukan.

"Nanti dilihat dahulu delik aduan seperti apa. Kalau ini ruwet, nikah tanpa diketahui istri sah. Kalau secara hukum melanggar aturan administrasi desa, kalau ada sanksi untuk perangkat, kami terapkan," tandas Ony.

Sebelumnya, sang gadis bersedia dinikahi karena dijanjikan mas kawin uang, mobil Pajero, rumah, hingga tanah. Namun janji itu hanyalah janji belaka. Tak semua mahar tersebut diberikan. Saat pernikahan secara diam-diam, gadis itu hanya uang diberi mas kawin uang Rp 500 ribu dan seperangkat alat salat.

"Iya bilangnya mau dibelikan tanah sama mobil Pajero trus habis nikah mau diboyong dan dibikinkan rumah ternyata bohong," kata Hartini (34), ibu kandung si gadis kepada detikJatim Minggu, (12/6/2022).

Tak hanya itu, sebelum dinikahi, ternyata korban telah diperkosa terlebih dulu oleh kasun tersebut. Persetubuhan ini dilakukan pada April 2022 di sebuah hotel. Padahal pernikahan baru digelar pada Juni 2022. Sementara pelaku mengaku, perbuatan bejatnya ia lakukan karena ia kesepian ditinggal sang istri bekerja di luar negeri. Dia juga mengakui telah mengajak korban ke hotel April 2022.

Di hadapan wartawan dan kapolres, pelaku meminta maaf. Dia mengaku khilaf, sehingga menikahi korban. "Saya mohon maaf atas semua perbuatan saya," kata SM sambil menahan tangis.

Kini, sang kasun sudah jadi tersangka dan dipenjara. Ternyata terungkap, usai malam pertama, sang kasun malah minggat meninggalkan gadis berusia 16 tahun tersebut.

"Waktu itu setelah nikah siri langsung pulang, besoknya setelah malam pertama," ujar SM.

Sebelumnya, viral di grup Facebook Info Cepat Ngawi Peduli, seorang ibu pemilik akun Bundane Aulia Riski mencari kabar anaknya yang masih di bawah umur dinikahi seorang kasun berusia 50 tahun. Anaknya baru berusia 16 tahun atau berselisih 34 tahun dengan sang kasun.

Dalam unggahannya dua hari lalu, sang bunda juga meminta solusi kepada warganet. "Ini ank saya mau nikah sama laki2 yg umurnya dah 50 Thun sedangkan ank saya br 16 Thun bulan 7 nanti..calon nya kamituwo dung banteng mohon solusinya," tulis akun Bundane Aulia Riski.



Simak Video "Meraup Jutaan Rupiah dari Budidaya Anggrek"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/fat)