Polisi Tangkap Provokator yang Menuduh Warga Paiton Punya Santet

M. Rofiq - detikJatim
Senin, 06 Jun 2022 20:12 WIB
Provokator santet paiton
Provokator yang menuduh warga Paiton punya ilmu santet. (Foto: Ainur Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Tidak perlu lama, Tim Opsnal Polsek Paiton dan Satreskrim Polres Probolinggo, berhasil menangkap provokator perusakan rumah dan penganiayaan terhadap ML, warga Desa Alastengah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Senin (6/6/2022). ML menjadi sasaran amuk warga karena dirinya dituding punya ilmu santet, Kamis (2/6).

Provokator itu adalah Jailani (30), yang tak lain masih tetangga ML. Selian menangkap Jailani, polisi masih memburu 5 pelaku lain masing-masing berinisial JL, JN, DI, SL, dan NI.

"Kami amankan provokator dan otak pelaku perusakan dan penganiayaan ML yang diisukan punya ilmu santet, dan pelaku lainnya masih kita lakukan pengejaran anggotanya," jelas Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, Senin (6/6/2022).

Arsya melanjutkan, penganiayaan itu berawal saat ada seorang warga bernama Rokayah sakit yang tak biasa. Perut Rokayah bengkak dan membesar. Pelaku lantas memanasi warga jika Rokayah telah disantet oleh ML.

Padahal, setelah diperiksa ke Rumah Sakit Rizani Paiton, Rokayah sakit liver disertai TBC. Lantaran komplikasi, perutnya membengkak.

"Isu tidak bertanggung jawab membuat warga tersulut emosi dan melakukan penyerangan," tambah Arsya.

Sementara itu, Kapolsek Paiton Iptu Maskur Ansori berjanji akan mengejar pelaku lainnya. Dia meminta warga tidak mudah terpengaruh dengan isu santet.

"Jangan main hakim sendiri kalau ada isu santet. Silakan laporkan ke kami," tegas Maskur.

Jailani sendiri terancam mendekam dipenjara selama 5,6 tahun. Dia dijerat pasal 170 KUHP.

Sebelumnya diberitakan, ML warga Paiton, dituduh memiliki ilmu santet. Rumahnya kemudian didatangi dan dibakar massa. Tak sampai di situ, ML bersama anak dan memantunya dianiaya warga yang sudah gelap mata.



Simak Video "Polisi Kejar Pelaku Perusakan Rumah dan Pengeroyokan Warga Paiton"
[Gambas:Video 20detik]
(dte/dte)