Montir di Jombang Ditebas Pedang gegara Mengumpat Teman

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Jumat, 03 Jun 2022 00:06 WIB
Bengkel tempat korban bekerja sekaligus lokasi korban disabet pedang
Bengkel tempat korban bekerja sekaligus lokasi korban disabet pedang. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Montir bengkel sepeda motor di Desa Kademangan, Mojoagung, Jombang ditebas dengan pedang oleh temannya sendiri gegara umpatan yang ia lontarkan. Akibat sabetan pedang ia menderita luka bacok di lengan dan telapak tangannya.

Kapolsek Mojoagung Kompol Purwo Atmodjo mengatakan Ari (35) sehari-hari bekerja di bengkel Abadi Motor di Dusun/Desa Kademangan. Selasa (31/5/2022) siang itu montir asal Desa Pulorejo, Ngoro, Jombang ini sedang memperbaiki sebuah sepeda motor.

Pelaku Tsani Ashrof Asami (20) kebetulan melintas di depan bengkel Abadi Motor sekitar pukul 12.30 WIB. Tanpa alasan yang jelas, Ari tiba-tiba melontarkan pisuhan kepada Tsani. Informasinya, Ari dengan Tsani sudah saling mengenal.

"Saat pelaku lewat korban misuhi (mengumpat) pelaku. Sehingga pelaku sakit hati lalu pulang mengambil pedang," kata Purwo kepada wartawan, Kamis (2/6/2022).

Tsani kembali ke bengkel Abadi Motor sembari membawa sebilah pedang dan menghampiri korban. Pemuda asal Jalan Delima, Desa Kademangan, Jombang itu seketika menyabetkan pedangnya ke tubuh korban.

Keributan itu terdengar pemilik bengkel Abadi Motor Jawa Yoga (28). Yoga memisah perkelahian antara Tsani dengan Ari. Ia lantas meminta Tsani yang masih menenteng pedang untuk meninggalkan bengkel.

"Pemilik bengkel kemudian membawa korban ke RS PKU Muhammadiyah, Mojoagung untuk mendapatkan perawatan," terang Purwo.

Akibat sabetan pedang itu Ari mengalami luka cukup parah di lengan kanan dan telapak tangan kiri. Pemilik bengkel lantas melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polsek Mojoagung sekitar pukul 13.00 WIB. Hari itu juga polisi meringkus pelaku.

"Pelaku kami tangkap di rumahnya setelah kejadian beserta barang bukti sebilah pedang dan pakaian pelaku," jelasnya.

Akibat perbuatannya, Tsani dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang Penyaniayaan.



Simak Video "3 Warga Jadi Korban Penganiayaan Preman Lokalisasi di Matraman Jaktim"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)