Pria di Surabaya Dibekuk Saat Beli Sabu

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Sabtu, 28 Mei 2022 15:11 WIB
Pelaku bawa sabu yang dibekuk polisi
Foto: Dokumentasi Humas Polrestabes Surabaya
Surabaya -

Polisi kembali meringkus pengguna narkoba jenis sabu. Kali ini, pria berinisial AG, asal Gejug Jati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan diamankan polisi saat transaksi barang haram tersebut. Ia pun mengaku belum sempat membayar pesanannya.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri mengatakan, pria berusia 32 tahun itu dibekuk personelnya pada hari Kamis (12/5/2022) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Penangkapan dilakukan saat ia berada di sebuah warung kopi di kawasan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya.

"Pada Kamis (12/5/2022) malam sekitar pukul 19.00 WIB, kami langsung meringkus yang bersangkutan (AG) di warung kopi kawasan Menanggal," kata Daniel dalam keterangannya, Sabtu (28/9/2022).

Daniel menjelaskan, saat dibekuk, polisi langsung menggeledah AG. Dalam penggeledahan itu, ditemukan barang bukti 6 bungkus plastik klip berisi sabu.

"Kami temukan narkotika yang diduga jenis sabu dengan berat masing-masing berat 0,38 gram, 0,38 gram, 0,36 gram, 0,30 gram, 0,26 gram, dan 0,26 gram beserta bungkusnya di dalam saku celana depan sebelah kanan," ujarnya.

Saat diinterogasi, AG mengakui barang bukti yang ditemukan menjadi satu dalam plastik klip itu sebagai miliknya. AG mengaku mendapatkan barang haram itu dari pria berinisial AM. Daniel menyatakan, AM sudah masuk dalam DPO.

"Pada Senin (9/5/2022) malam sekitar pukul 20.00 WIB, ia menerima sabu yang belum dibayar itu dengan cara diranjau di pinggir jalan raya, depan RSUD Sidoarjo," tuturnya.

Saat transaksi itu, AG menerima sabu tersebut dengan dibungkus tisu dan plastik klip. Ia mengaku, membeli sabu senilai Rp 600 ribu.

Namun, AG mengaku sabu tersebut belum dibayar. Dalam pengakuannya, AG menyatakan baru sekali membeli sabu ke AM.

"Pengakuannya baru sekali, tapi masih kami kembangkan dan proses lebih lanjut," katanya.

Selain mengamankan sabu, petugas juga menyita smartphone berwarna emas sebagai barang bukti. Akibat ulahnya, AG dijerat pasal 114 Ayat (1) subsider 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.



Simak Video "Sopir Truk di Blitar Diciduk, Kedapatan Nyabu & Angkut Ribuan Miras"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/sun)