Perlawanan Nenek di Sidoarjo Saat Dijambret Hingga Dicekik Pelaku

Suparno - detikJatim
Jumat, 20 Mei 2022 20:03 WIB
Rekaman CCTV nenek di Sidoarjo dijambret
Rekaman CCTV nenek di Sidoarjo dijambret (Foto: Tangkapan layar)
Sidoarjo -

Dua pria menjambret kalung seorang nenek di Desa Pilang, Wonoayu, Sidoarjo. Aksi penjambretan terekam kamera CCTV dan viral.

Dalam video berdurasi 22 detik itu tampak dua orang pria mengendarai sepeda motor matik. Dua pria tersebut memakai celana panjang dan keduanya memakai helm.

Kemudian salah satu pelaku turun dan mendekati seorang nenek yang tengah berjalan. Pelaku tampak berpura-pura menanyakan sesuatu ke korban.

Sesaat kemudian, pelaku tiba-tiba langsung menarik kalung dari leher korban. Aksi itu sempat mendapat perlawanan dari si nenek, namun korban malah dicekik oleh pelaku.

Dalam keterangan video yang beredar, aksi penjambretan itu terjadi di Sidoarjo. Tepatnya di sekitar Masjid An Nur, di Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu.

Korban merupakan warga setempat bernama Solati (60) yang saat itu ingin pergi berbelanja.

Solati menuturkan saat itu dua penjambret itu tiba-tiba menanyakan alamat. Namun saat menyodorkan kertas berisi alamat, pelaku langsung menarik kalung yang dipakainya.

"Mereka itu awalnya mau tanya alamat. Katanya tanya alamat rumahnya Alvi sambil menyodorkan kertas di tangan. Lha kok tiba-tiba dia itu langsung narik kalung saya," kata Solati saat ditemui di rumahnya, Jumat (20/5/2022).

Solati juga membenarkan bahwa dirinya sempat melawan. Tapi ia malah dicekik dan harus merelakan kalungnya.

"Saya sempat melawan, baju saya bawah leher ini sampek sobek. Ketika saya ngelawan, pelaku ini mencekik leher saya dan akhirnya kalung saya dicabut paksa lalu pelaku lari," tutur Solati.

Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan adanya peristiwa penjambretan yang terekam kamera CCTV. Menurutnya peristiwa itu tengah diselidiki.

"Memang benar ada peristiwa tersebut, korban sudah melaporkan peristiwa itu ke Polresta Sidoarjo. Saat ini sudah dilakukan penyelidikan di lokasi," kata Novi.

Novi kemudian mengimbau kepada masyarakat khususnya kaum hawa agar tak memakai perhiasan berlebih jika akan pergi ke luar rumah. Sebab hal itu bisa mengundang kejahatan.

"Kami mengharapkan buat emak-emak yang akan ke pasar atau tempat keramaian alangkah baiknya tidak usah memakai perhiasan yang berlebihan," tandas Novi.



Simak Video "Penampakan Serbuan Laron 'Teror' Pengendara di Jembatan Kali Porong"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)