Massa Pesilat yang Saling Lempar Batu Kena Rumah Warga Tak Ada yang Diamankan

Sugeng Harianto - detikJatim
Kamis, 19 Mei 2022 19:33 WIB
viral perguruan silat lempar batu
Sejumlah pesilat dari PSHT dan PSHW saling lempar batu di Kota Madiun. (Foto: Tangkapan layar)
Kota Madiun -

Aksi saling lempar batu massa perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dengan Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) di kota Madiun mengenai rumah warga. Namun, polisi tidak memburu atau berupaya menangkap pelaku.

"Ndak ada yang diamankan (Pesilat onar)," ujar Kapolres Madiun kota AKBP Suryono saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (19/5/2022).

Suryono mengatakan bahwa dalam aksi onar antar-pesilat itu tidak ada kerusakan yang merugikan, sehingga tidak ada yang ditahan. Menurutnya, hal itu sudah biasa.

"Lempar batu ndak ada masalah, sudah kami selesaikan. Sudah tidak ada korban. Aman," kata Suryono. "Biasa gitu aja lah (lempar batu). Gitu doang."

Menurut Suryono, kejadian aksi lempar batu di perlintasan rel KA kelurahan Sukosari Jalan Basuki Rahmat itu sudah ada pengamanan dari banyak Polisi. Saat kejadian itu bersamaan melintasnya KA Singasari sehingga terjadi kepadatan kendaraan.

"Waktu itu bersamaan lewatnya kereta dan (banyak kendaraan) berhenti akhirnya numpuk di situ. Ya, sudah biasa lah, banyak anggota di situ. Banyak. Pas lewat kereta Singosari, pas di situlah (terjadi)," tandasnya.

Hal berbeda terjadi di Caruban, Madiun. Polisi mengamankan satu orang pesilat yang melakukan onar dan melukai seseorang.

"Kami sudah amankan satu pelaku yang menyebabkan satu korban luka saat insiden konvoi pesilat," ujar Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Ryan Wira Raja Pratama kepada detikJatim.

Diketahui, aksi saling lempar batu antarmassa perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dengan Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) yang terjadi di kota Madiun itu membuat sejumlah rumah warga terkena lemparan batu.

"Infonya ada yang sampai mengenai rumah warga saya lemparan batunya," ujar Ketua RT 1 Kelurahan Sukosari, Hari Laksono kepada detikJatim di rumahnya, Senin (16/5/2022) lalu.

Aksi saling lempar batu antar-pesilat yang terjadi di Kota Madiun itu terekam dalam video dan viral. Ada dua potongan video yang beredar dengan berdurasi 24 detik dan 26 detik.

Insiden itu terjadi di perlintasan rel kereta api Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sukosari, Kartoharjo, atau sekitar 1 km di sebelah selatan terminal Purbaya kota Madiun, Minggu siang (14/5/2022).

Aksi itu terjadi saat rombongan pesilat PSHW baru saja selesai mengikuti acara halalbihalal di Kecamatan Wonosari, Madiun.



Simak Video "Dua Kelompok Massa Perguruan Silat di Madiun Terlibat Bentrok"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)