Aksi Lempar Batu Pesilat PSHT-PSHW Kota Madiun Kenai Rumah Warga

iwd, Sugeng Harianto - detikJatim
Senin, 16 Mei 2022 11:35 WIB
Batu yang dipakai aksi saling lempar massa perguruan silat PSHT dengan PSHW di Kota Madiun mengenai rumah warga.
Batu yang dipakai aksi saling lempar massa perguruan silat PSHT dengan PSHW di Kota Madiun mengenai rumah warga. (Foto: Sugeng Harianto/detikJatim)
Kota Madiun -

Aksi saling lempar batu antara massa perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dengan Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) terjadi di kota Madiun. Akibat aksi itu sejumlah rumah warga terkena lemparan batu.

"Infonya ada yang sampai mengenai rumah warga saya lemparan batunya," ujar Ketua RT 1 Kelurahan Sukosari, Hari Laksono kepada detikJatim di rumahnya, Senin (16/5/2022).

Dari pendataan sementara, kata Hari, baru ada satu rumah yang melapor terkena lemparan batu. Namun akibat lemparan tidak sampai mengakibatkan kerusakan parah karena hanya mengenai pintu jendela berbahan kayu yang tertutup.

"Alhamdulillah tidak sampai rusak rumahnya. Tadi sudah saya datangi pemilik rumah yang saat kejadian ketakutan," papar Hari.

Hari mengungkapkan, bahwa saat kejadian dirinya sedang tidak di rumah dan mendapat kabar dari warganya. Warga melapor bahwa ada insiden tawuran sesama pesilat PSHT dan PSHW.

"Waktu kejadian saya tidak di rumah, ada acara keluarga. Tapi warga saya ngabari ada insiden dua perguruan pesilat PSHT dan PSHW," tandasnya.

Hari menambahkan bahwa di wilayah Kelurahan Sukosari, Madiun memang basis penguruan silat PSHT. Sedangkan yang melintas di jalan Basuki Rahmat, tepatnya di perlintasan kereta api, adalah massa dari PSHW yang sedang pulang dari acara halalbihalal.

"Kalau di sini (Sukosari) memang kebanyakan PSHT. Kalau yang lewat kemarin PSHW usai halalbihalal, infonya," kata Hari.

Pantauan detikJatim, di sekitar lokasi tawuran aksi lempar batu di perlintasan rel kereta api Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Sukosari tampak masih ada bekas batu berserakan di halaman rumah warga.

Bebatuan yang berasal dari rel kereta api itu berukuran sekitar kepalan tangan orang dewasa dan anak.

Sebelumnya Aksi saling lempar batu terjadi di kota Madiun. Aksi saling lempar batu tersebut terekam dalam video dan viral. Ada dua potongan video yang beredar yang berdurasi 24 detik dan 26 detik.

Insiden tersebut tejadi di perlintasan rel kereta api Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Sukosari, Kartoharjo, atau sekitar 1 Km selatan terminal Purbaya kota Madiun. Aksi itu terjadi saat rombongan pesilat PSHW usai menggelar acara halalbihalal di kecamatan Wonosari kabupaten Madiun.



Simak Video "Melihat Keseruan Balap Perahu Nelayan di Probolinggo"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/sun)