Rokok Ilegal hingga Senpi Milik Eks DPRD Bangkalan Dimusnahkan Kejaksaan

Kamaludin - detikJatim
Senin, 21 Mar 2022 16:21 WIB
Pemusnahan barbuk di Kejari Bangkalan
Pemusnahan barbuk di Kejari Bangkalan/Foto: Kamaludin/detikJatim
Bangkalan -

Kejari Bangkalan memusnahkan sebanyak 1,3 juta batang rokok ilegal. Pemusnahan ini setelah ada putusan hukum berkekuatan tetap atau inkrah periode 2021/2022.

Kepala Kejari Bangkalan, Candra Saptaji mengatakan rokok ilegal yang dimusnahkan ini dari dua orang. Akibat peredaran ini, negara mengalami kerugian sebesar Rp 800 juta.

"Itu kami peroleh dari dua pelaku yakni Agus candra sebanyak 749 ribu batang dan Baidawi 598 ribu batang rokok," kata Candra, Senin (21/3/2022).

Selain rokok ilegal, lanjut Candra, pihaknya juga memusnahkan sebanyak 2 kg sabu. Sabu ini merupakan barang bukti dari 34 perkara yang juga telah inkrah.

"Untuk sabu, ada 2 kilogram yang kita musnahkan hari ini," ujar Candra.

Candra menambahkan selain barang bukti rokok dan narkoba, pihaknya juga turut memusnahkan berbagai senjata tajam dan api. Senjata-senjata ini merupakan barang bukti yang digunakan dalam aksi kejahatan dari tindak pencurian hingga pembunuhan.

Salah satunya yakni senjata api milik mantan anggota DPRD Bangkalan Herman Finanda. Senjata api pernah digunakan pelaku untuk menembak mati warga saat itu.

"Ya itu termasuk milik salah satu anggota dewan yang perkaranya sudah inkrah akhir tahun lalu," imbuhnya.

Menurut Candra, pemusnahan rokok ilegal dan sabu ini dilakukan dengan dibakar. Ia juga memastikan bahwa seluruh barang bukti itu benar-benar telah hancur, sehingga tak bisa dimanfaatkan kembali.

"Kami memiliki prosedur yang pasti jangan sampai dipakai kembali," tandas Candra.



Simak Video "Bea Cukai Asahan Musnahkan Barang Impor Ilegal Senilai Rp 3,7 M"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)