1.449 Kotak Obat Kuat hingga 192 Gram Sabu Dimusnahkan di Tulungagung

Adhar Muttaqin - detikJatim
Rabu, 02 Mar 2022 13:05 WIB
Pemusnahan barang bukti di Trenggalek
Pemusnahan barang bukti (Foto: Adhar Muttaqin/derikJatim)
Jakarta -

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung memusnahkan ribuan barang bukti tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan barang bukti itu mulai dari narkoba hingga obat kejantanan pria.

Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung, Mujiarto, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 50 perkara pidana umum. Perkara ini diputus selama periode akhir 2021 hingga awal 2022.

"Ada 22 perkara narkotika golongan I dengan barang bukti sabu-sabu seberat 192,521 gram. Tindak pidana kesehatan berupa pil dobel L sebanyak 15 perkara dengan barang bukti jumlah 46.080 butir," kata Mujiarto, Rabu (2/3/2022).

"Sedangkan dari 1.449 kotak yang berisi obat kejantanan pria, 188 renteng obat pegal linu, obat sakit gigi serta beberapa jenis lainnya. "Mereknya macam-macam, yang jelas ini obat-obatan ilegal," jelasnya.

Mujiarto menambahkan, kejaksaan juga memusnahkan hampir 2.000 botol minuman keras dari berbagai jenis dan merk serta 197 barang bukti tindak pidana umum lain, seperti pencurian, penipuan hingga perjudian.

Proses pemusnahan dilakukan dengan beberapa cara, untuk barang bukti sabu-sabu, dilarutkan air menggunakan mesin blender, sedangkan puluhan ribu pil koplo dimasukkan ke dalam tong berisi air.

Sedangkan untuk jenis obat-obatan ilegal dibakar secara bersama-sama dengan sejumlah barang bukti kriminal umum lainnya.

"Untuk minuman keras kami gilas dengan alat berat," imbuh Mujiarto.

Mujiarto menambahkan pemusnahan ini dilakukan sesuai dengan perintah putusan pengadilan, yakni disita dan dimusnahkan. Selain itu pemusnahan juga sekaligus untuk meminimalisir penyalahgunaan dari oknum petugas di kejaksaan.

"Ini juga untuk mengurangi beban ruang penyimpanan barang bukti, karena memang sangat terbatas. Ini sesuai perintah hakim, kalau memang diperintahkan untuk disita dan dimusnahkan, maka itulah yang kami lakukan," kata Mujiarto.

Mujiarto, menyebut barang bukti yang dihancurkan kali ini diperkirakan memiliki nilai Rp 500 juta.



Simak Video "Bea Cukai Asahan Musnahkan Barang Impor Ilegal Senilai Rp 3,7 M"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)