Polisi Periksa Kadispendik Pasuruan Soal Kasus Ancam Mati LSM dan Wartawan

Muhajir Arifin - detikJatim
Jumat, 25 Feb 2022 08:45 WIB
Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo
Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Penyidik Polres Pasuruan sudah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan pengancaman LSM dan wartawan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Hasbullah. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan sejumlah saksi sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Bahkan Hasbullah juga sudah dipanggil sebagai saksi.

"Ada beberapa guru yang sudah diperiksa, Hasbullah juga sudah kami periksa," kata Adhi, Jumat (25/2/2022).

Pihaknya juga akan memanggil sejumlah ahli dalam penyelidikan kasus yang heboh ini.

"Ahli bahasa, ahli ITE juga kami jadwalkan dihadirkan untuk diminta keterangan," terang Adhi.

Seperti diberitakan, Hasbullah mengeluarkan kalimat ancaman mati kepada LSM dan wartawan. Kalimat itu terlontar saat pidato di depan para kepala sekolah dan jajarannya.

Video pidato Hasbullah itu viral dan mendapat reaksi banyak pihak. Reaksi disampaikan dalam berbagai bentuk. Sebagian elemen wartawan melayangkan protes tertulis, elemen lain menggelar aksi unjuk rasa, dan ada pihak yang melakukan pelaporan ke polisi.

Pemkab Pasuruan sudah memberikan sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat satu tahun kepada Hasbullah. Di sisi lain, ia sudah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas tindakannya.



Simak Video "Satu Pelaku Pengeroyokan Wartawan Papua Pos di Jaktim Ditangkap!"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)