Hari Museum Nasional, Ini 7 Museum di Surabaya untuk Wisata Edukasi

Hari Museum Nasional, Ini 7 Museum di Surabaya untuk Wisata Edukasi

Maratus Sholikah - detikJatim
Senin, 12 Okt 2026 16:00 WIB
Monumen Tugu Pahlawan dan Museum 10 November Surabaya
Monumen Tugu Pahlawan dan Museum 10 November Surabaya. Foto: Eka Fitria Lusiana/detikJatim
Surabaya -

Momen Hari Museum Nasional bisa dimanfaatkan untuk mengenal lebih dekat sejarah dan budaya Surabaya. Kota Pahlawan memiliki sejumlah museum dengan koleksi dan tema yang beragam.

Mulai dari sejarah perjuangan kemerdekaan hingga perjalanan tokoh pergerakan nasional, berbagai kisah tersebut dapat dipelajari melalui koleksi yang tersimpan di museum. Berikut tujuh rekomendasi museum di Surabaya yang bisa dikunjungi bersama keluarga maupun teman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Museum Wisata Sejarah dan Edukasi di Surabaya

Setiap museum di Surabaya menyimpan cerita tersendiri tentang perjalanan kota dan bangsa. Pengunjung bisa melihat berbagai koleksi bersejarah sekaligus menambah pengetahuan tentang perjuangan, pendidikan, ekonomi, dan tokoh nasional.

1. Siola Surabaya Museum

ADVERTISEMENT
Siola Surabaya Museum.Siola Surabaya Museum. Foto: Tiket Wisata Surabaya

Surabaya Museum berlokasi di Jalan Tunjungan Nomor 1, Genteng, Kecamatan Genteng, Surabaya. Museum ini menyimpan sekitar 1.000 koleksi yang berkaitan dengan sejarah Kota Surabaya.

Dilansir dari laman Musea Surabaya, museum ini diresmikan pada 3 Mei 2015 oleh Wali Kota Surabaya. Pengunjung dapat mengenal perjalanan Kota Surabaya melalui berbagai koleksi yang dipamerkan.

Koleksi museum dikelompokkan berdasarkan periode tertentu sehingga pengunjung dapat memahami perkembangan Surabaya dari masa ke masa. Tempat ini cocok menjadi pilihan wisata sejarah dan edukasi bagi masyarakat yang ingin mengenal Kota Pahlawan lebih dekat.

2. Museum 10 Nopember

Museum 10 Nopember.Museum 10 Nopember. Foto: Aprilia Devi/detikJatim

Museum 10 Nopember berada di Jalan Pahlawan, Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Museum ini dibangun untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Di dalamnya terdapat ratusan koleksi, seperti foto, senjata rampasan, dan berbagai peninggalan yang berkaitan dengan pertempuran tersebut. Koleksi-koleksi ini membantu pengunjung memahami perjuangan rakyat Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dilansir dari laman Tiket Wisata Surabaya, museum ini beroperasi pukul 08.00-15.00 WIB dengan harga tiket Rp 8.000. Pengunjung dapat menjadikannya sebagai tujuan wisata sejarah sekaligus sarana untuk mengenalkan perjuangan para pahlawan kepada generasi muda.

3. Museum Pendidikan Surabaya

Museum Pendidikan di Surabaya Wajib DikunjungiMuseum Pendidikan di Surabaya Wajib Dikunjungi Foto: Istimewa (Dok tiketwisata.surabaya.go.id)

Museum Pendidikan Surabaya terletak di Jalan Genteng Kali Nomor 10, Genteng, Kecamatan Genteng, Surabaya. Dilansir dari laman Tourism Surabaya, museum ini merupakan museum tematik yang mendukung pelestarian sejarah dan budaya nasional di bidang pendidikan, penelitian, serta rekreasi.

Berlokasi di bekas gedung Sekolah Taman Siswa, museum ini menyimpan 889 artefak yang merekam perjalanan pendidikan di Indonesia. Koleksinya mencakup berbagai periode, mulai dari masa prasejarah, era kerajaan klasik, zaman kolonial, hingga masa kemerdekaan.

Museum Pendidikan Surabaya beroperasi setiap hari Selasa sampai Minggu mulai pukul jam 08.00 WIB-15.00 WIB dengan harga tiket Rp 5000. Harga tiket masuknya Rp 5.000.

4. Museum De Javasche Bank

De Javasche BankDe Javasche Bank Foto: tourism.surabaya.go.id

Museum De Javasche Bank berlokasi di Jalan Garuda Nomor 1, Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Melansir laman Tourism Surabaya, bangunan museum ini memiliki arsitektur Neo-Renaissance dengan ciri khas elemen yang simetris. Gedungnya berdiri di atas lahan seluas 1.000 meter persegi.

De Javasche Bank mulai beroperasi pada 14 September 1829. Bangunan bersejarah ini dulunya merupakan kantor bank yang berperan dalam kegiatan ekonomi Hindia Belanda.

Kini, pengunjung dapat mengenal sejarah perbankan serta perkembangan ekonomi melalui bangunan dan koleksi yang tersimpan di dalamnya. Museum De Javasche Bank beroperasi setiap hari pukul 08.00-16.00 WIB.

5. Museum Dr Soetomo

Museum Dr Soetomo Surabaya.Museum Dr Soetomo Surabaya. Foto: Katherine Yovita/detikJatim

Museum Dr Soetomo terletak di Jalan Bubutan Nomor 85-87, Kelurahan/Kecamatan Bubutan, Surabaya. Berada di kawasan Gedung Nasional Indonesia (GNI), museum ini didirikan untuk mengenang jasa dan perjalanan hidup Dr Soetomo, salah satu tokoh pergerakan nasional sekaligus pendiri organisasi Boedi Oetomo.

Dilansir dari Musea Surabaya, museum ini beroperasi setiap Selasa hingga Minggu pukul 08.00-15.00 WIB. Harga tiket masuknya Rp 5.000 untuk pengunjung umum, Rp 15.000 untuk wisatawan asing, serta Rp 3.000 untuk pelajar dan mahasiswa.

Sementara itu, pelajar dan mahasiswa asal Surabaya dapat memperoleh akses masuk dengan menunjukkan kartu pelajar atau kartu mahasiswa yang masih berlaku, sesuai ketentuan pengelola.

6. Museum HOS Tjokroaminoto

Museum HOS TjokroaminotoMuseum HOS Tjokroaminoto Foto: Angely Rahma

Museum HOS Tjokroaminoto terletak di Jalan Peneleh Gang VII, Surabaya. Museum ini menempati bekas rumah HOS Tjokroaminoto bersama keluarganya. Bangunan ini menjadi saksi bisu lahirnya para tokoh pergerakan nasional, bahkan presiden Soekarno pun pernah indekos di tempat ini.

Pengunjung dapat melihat berbagai koleksi peninggalan yang berkaitan dengan kehidupan dan perjuangan HOS Tjokroaminoto. Dilansir dari Tiket Wisata Surabaya, museum ini buka pukul 08.00-15.00 WIB dengan harga tiket masuk Rp 5.000.

7. Museum WR Supratman

Rumah wafat Wage Rudolf Supratman di Surabaya yang kini menjadi Museum WR SupratmanRumah wafat Wage Rudolf Supratman di Surabaya yang kini menjadi Museum WR Supratman Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim

Museum WR Supratman diresmikan pada 10 November 2018 dan menempati bekas rumah tempat wafat Wage Rudolf Supratman di Jalan Mangga Nomor 21, Surabaya. Tokoh pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya tersebut menghabiskan masa-masa terakhir hidupnya di rumah ini.

Museum ini menyimpan 39 koleksi bersejarah, seperti replika biola, pakaian, foto dokumentasi, dan piala penghargaan yang berkaitan dengan perjalanan hidup sang komponis. Museum WR Supratman beroperasi setiap hari Selasa-Minggu jam 08.00-15.00 WIB.

Ketujuh museum tersebut menawarkan pengalaman wisata edukasi dengan tema yang berbeda-beda. Mulai dari sejarah perjuangan kemerdekaan hingga perjalanan tokoh nasional, pengunjung dapat menambah wawasan sekaligus mengenal lebih dekat sejarah Kota Surabaya dan Indonesia.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads