Jawa Timur tak hanya dikenal dengan gunung dan pantainya, tetapi juga memiliki sejarah panjang sejak masa kerajaan. Sejumlah daerah di provinsi ini sudah tercatat dalam prasasti peninggalan Kerajaan Kanjuruhan, Mataram Kuno, Kediri, hingga Singasari.
Jejak sejarah tersebut masih bisa ditemukan melalui candi, prasasti, dan tradisi yang terus dilestarikan. Beberapa daerah bahkan pernah menjadi pusat pemerintahan kerajaan dan jalur perdagangan pada masanya. Berdasarkan catatan sejarah, sejumlah pemerintah daerah menetapkan hari jadi dengan merujuk pada prasasti.
Kabupaten dan Kota Tertua di Jawa Timur
Setiap daerah memiliki tanggal penetapan hari jadi yang berbeda. Jika diurutkan berdasarkan tanggal tersebut, ada sejumlah wilayah di Jawa Timur yang telah memperingati hari jadinya sejak ratusan hingga lebih dari seribu tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kabupaten Malang
Hari Jadi Kabupaten Malang. Foto: Gavriel Rama Evantya/detikJatim |
- Hari Jadi Kabupaten Malang: 28 November 760 M
Hari jadi Kabupaten Malang berpangkal pada Prasasti Dinoyo, peninggalan Kerajaan Kanjuruhan yang bertarikh 760 M. Kawasan Malang dikenal dengan udara sejuk, bangunan kolonial yang terjaga, dan budaya lokal yang kental.
Untuk wisata alam, tersedia Coban Rondo dan Gunung Bromo, yang wilayahnya juga membentang ke Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang. Di Kota Malang, pengunjung bisa menyusuri Kampung Warna-warni Jodipan, Alun-alun Tugu, dan Jalan Ijen. Bakso Malang dan nasi pecel Kawi kerap menjadi incaran kuliner.
2. Kediri
Hari jadi Kota Kediri. Foto: Davira Aurelly/detikJatim |
- Hari Jadi Kota Kediri: 27 Juli 879 M
- Hari Jadi Kabupaten Kediri: 25 Maret 804 M
Hari jadi Kota Kediri ditetapkan dari Prasasti Kwak bertarikh 879 M, yang justru ditemukan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kediri kemudian dikenal sebagai pusat Kerajaan Kediri, salah satu kerajaan Hindu-Buddha besar di Nusantara.
Hari Jadi Kabupaten Kediri.jpeg Foto: Gavriel Rama Evantya/detikJatim |
Kabupaten Kediri yang mengelilingi kota ini memiliki hari jadi sendiri, 25 Maret 804 M, berdasarkan Prasasti Harinjing. Jejak sejarahnya terlihat pada candi dan situs seperti Candi Tegowangi dan Situs Tondowongso.
Di sana pula berdiri Simpang Lima Gumul, monumen ikonik yang sering dibandingkan dengan Arc de Triomphe di Paris. Getuk pisang menjadi oleh-oleh khas Kediri yang populer dibawa pulang wisatawan.
3. Kabupaten Pasuruan
Hari Jadi Kabupaten Pasuruan. Foto: Gavriel Rama Evantya/detikJatim |
- Hari Jadi Kabupaten Pasuruan: 18 September 929 M
Hari jadi Kabupaten Pasuruan bersumber dari Prasasti Cunggrang bertarikh 929 M. Terletak di pesisir utara Jawa Timur, daerah ini sejak lama menjadi jalur penghubung dan pusat perdagangan dari masa kerajaan hingga kolonial.
Danau Ranu Grati dan kawasan Pegunungan Bromo cocok bagi penikmat alam, sedangkan Saygon Waterpark di Pandaan menjadi pilihan wisata keluarga. Di Kota Pasuruan yang bertetangga, Masjid Jami' Al-Anwar menjadi destinasi sejarah dan religi. Kupang kraton dan lontong balap termasuk kuliner yang dikenal di sana.
4. Kabupaten Nganjuk
Hari Jadi Kabupaten Nganjuk. Foto: Gavriel Rama Evantya/detikJatim |
- Hari Jadi Kabupaten Nganjuk: 10 April 937 M
Kabupaten Nganjuk dahulu bernama Anjuk Ladang. Hari jadinya diambil dari Prasasti Anjuk Ladang di situs Candi Lor, yang mencatat penetapan status sima atau tanah bebas pajak bagi warga Anjuk Ladang oleh Mpu Sindok.
Penghargaan itu diberikan atas bantuan warga dalam peperangan. Mpu Sindok adalah Raja Mataram Kuno yang memindahkan pusat pemerintahan ke Jawa Timur.
Nganjuk berjuluk Kota Angin. Wisatawan dapat mengunjungi Air Terjun Sedudo, salah satu air terjun tertinggi di Jawa Timur, dan Candi Lor yang menyimpan sejarah panjang daerah ini. Hidangan khasnya antara lain nasi becek dan tahu Nganjuk.
5. Kabupaten Trenggalek
ILUSTRASI HARI JADI KABUPATEN TRENGGALEK. Foto: Davira Aurelly/detikJatim |
- Hari Jadi Kabupaten Trenggalek: 31 Agustus 1194 M
Hari jadi Kabupaten Trenggalek ditetapkan dari Prasasti Kamulan, yang dikeluarkan Raja Kertajaya dari Kediri pada 1194 M, dan memberi status sima kepada wilayah Kamulan. Soal asal nama "Trenggalek", ada beberapa tafsir. Salah satunya mengartikannya sebagai "tempat yang jauh" atau pedalaman.
Pantai Prigi dikenal dengan pasir putih dan pelelangan ikannya yang ramai. Goa Lowo menyuguhkan stalaktit dan stalagmit, sedangkan Bukit Banyon memberi panorama kota dari ketinggian. Alen-alen, camilan renyah khas Trenggalek, cocok dibawa pulang.
6. Kabupaten Tulungagung
Hari Jadi Kabupaten Tulungagung. Foto: Muhammad Faishal Haq/detikJatim |
- Hari Jadi Kabupaten Tulungagung: 18 November 1205 M
Hari jadi Kabupaten Tulungagung diambil dari Prasasti Lawadan. Prasasti ini mengabadikan penghargaan Raja Kertajaya dari Daha (Kediri) kepada warga Thani Lawadan atas kesetiaan mereka. Tanggalnya resmi dipakai sebagai hari jadi sejak 2003.
Pantai Popoh menjadi andalan wisata pesisir, sementara Goa Selomangleng menyimpan jejak masa kerajaan. Pencinta seni dapat menyaksikan Reog Kendang, kesenian khas daerah ini. Sate kambing Tulungagung dikenal dengan bumbunya yang gurih.
7. Kabupaten Lumajang
Hari Jadi Kabupaten Lumajang. Foto: Gavriel Rama Evantya/detikJatim |
- Hari Jadi Kabupaten Lumajang: 15 Desember 1255 M
Hari jadi Kabupaten Lumajang ditetapkan dari Prasasti Mula Malurung bertarikh 1255 M, yang menunjukkan keberadaannya pada masa Kerajaan Singasari. Lumajang terkenal dengan Ranu Kumbolo, danau di jalur pendakian Semeru, yang menjadi tujuan para pendaki.
Ada pula Pantai Watu Godeg dan Air Terjun Tumpak Sewu yang dijuluki "Niagara-nya Indonesia", yang berada di perbatasan Lumajang dan Malang. Pisang agung menjadi khas dan ikon kabupaten ini.
Dari Malang hingga Lumajang, ketujuh daerah ini menunjukkan bahwa sejarah Jawa Timur tidak berhenti di buku pelajaran. Peninggalannya hadir di situs, tradisi, dan kuliner yang masih bisa dinikmati sampai sekarang.







