Maling Penusuk Satpam Perumahan hingga Tewas di Kota Malang Diburu Polisi

Maling Penusuk Satpam Perumahan hingga Tewas di Kota Malang Diburu Polisi

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Senin, 11 Mei 2026 10:45 WIB
Lokasi tempat penusukan yang dilakukan maling terhadap Mat Suhadi satpam sebuah perumahan.
Lokasi tempat penusukan yang dilakukan maling terhadap Mat Suhadi satpam sebuah perumahan. (Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Kota Malang -

Mat Suhadi (51), satpam perumahan Cemara Diamond Townhouse akhirnya meninggal usai mendapatkan perawatan medis akibat ditusuk maling. Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan kasus itu.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin mengatakan bahwa tim gabungan dari Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek Kedungkandang telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dekat Jembatan Amprong, Jalan Raya Cemorokandang.

"Pelaku teridentifikasi melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi. Ciri-cirinya laki-laki, perawakan tinggi besar sekitar 175 cm, rambut pendek rapi, dan saat kejadian mengenakan jaket warna abu-abu," ujar Lukman saat dikonfirmasi awak media, Minggu (10/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain ciri fisik, polisi juga mendeteksi kendaraan yang digunakan pelaku untuk melarikan diri dari lokasi penusukan. Dari hasil penyelidikan, diketahui kendaraan yang digunakan pelaku adalah sepeda motor matic Yamaha Mio.

Berdasarkan fakta di lapangan, peristiwa berdarah ini bermula saat korban memergoki aksi pencurian di kantor pemasaran perumahan. Pelaku diduga tengah menggondol kusen galvalum.

ADVERTISEMENT

Nahas, saat mencoba menghentikan aksi tersebut, terjadi perkelahian yang membuat korban mengalami luka serius di kepala dan luka tusuk di bagian perut. Korban sempat dilarikan ke RS Saiful Anwar (RSSA) dalam kondisi kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia, Minggu pukul 07.30 WIB.

"Saat ini pengejaran terhadap pelaku tengah dilakukan. Kami juga mengamankan barang bukti berupa kusen galvalum yang ditinggalkan pelaku di lokasi," tandasnya.

Sebagai informasi, peristiwa yang dialami Mat Suhadi ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar lokasi kejadian. Awalnya korban diketahui berjalan menuju rumah keponakannya di Jalan Santoso dengan kondisi bersimbah darah pada Sabtu (9/5) pukul 19.00 WIB.

Warga beserta keponakannya pun kaget melihat kondisi korban yang menderita luka parah dibagian perut. Saat itu, korban menceritakan bahwa dia sedang melakukan pengejaran dua orang maling yang mencuri di perumahan tempatnya berjaga.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads