- Daftar Event Jawa Timur di Karisma Event Nusantara 2026 1. Festival Rujak Uleg - Kota Surabaya (9 Mei 2026) 2. Surabaya Vaganza - Kota Surabaya (23 Mei 2026) 3. Festival Nasional Reog Ponorogo - Kabupaten Ponorogo (6-15 Juni 2026) 4. Segero Topeng Kaliwungu - Kabupaten Lumajang (27-28 Juni 2026) 5. Festival Ronthek - Kabupaten Pacitan (3-5 Juli 2026) 6. Banyuwangi Ethno Carnival - Kabupaten Banyuwangi (10-12 Juli 2026) 7. Jember Fashion Carnaval - Kabupaten Jember (24-26 Juli 2026) 8. Tong-Tong Night Market - Kota Malang (30 Juli-2 Agustus 2026) 9. Festival Jaranan Trenggalek Terbuka - Kabupaten Trenggalek (21-27 September 2026) 10. Festival Musik Tong-Tong - Kabupaten Sumenep (17-18 Oktober 2026) 11. Gandrung Sewu - Kabupaten Banyuwangi (22-24 Oktober 2026)
Provinsi Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional melalui sektor pariwisata. Berdasarkan hasil kurasi ketat Kementerian Pariwisata, sebanyak sebelas agenda budaya di wilayah ini resmi terpilih masuk dalam Karisma Event Nusantara 2026.
Prestasi ini menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah perhelatan terbanyak dalam kalender strategis nasional selama empat tahun berturut-turut. Dua di antaranya bahkan berhasil menembus kategori eksklusif, yakni Top KEN yang menjadi magnet utama wisatawan.
Daftar Event Jawa Timur di Karisma Event Nusantara 2026
Berdasarkan data resmi yang dirilis akun Instagram @ponorogo.tourism yang dikelola Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Disbudparpora Ponorogo, berikut daftar lengkap event di Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Festival Rujak Uleg - Kota Surabaya (9 Mei 2026)
Tamu kehormatan termasuk perwakilan Kemenparekraf hingga kepala daerah nguleg bersama di cobek raksasa dalam Festival Rujak Uleg Surabaya. Foto: Esti Widiyana/detikJatim) |
Festival kuliner masif ini digelar untuk memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS). Ribuan peserta dari berbagai instansi dan komunitas mengenakan kostum unik sambil mengulek bumbu rujak secara bersama-sama di atas cobek raksasa. Acara ini merupakan simbol kebersamaan warga Surabaya serta upaya pelestarian kuliner khas lokal yang telah mendunia.
2. Surabaya Vaganza - Kota Surabaya (23 Mei 2026)
Surabaya Vaganza 2025 Foto: Esti Widiyana/detikJatim |
Surabaya Vaganza adalah parade bunga dan pawai budaya yang melintasi jalan-jalan protokol di pusat kota. Acara ini menampilkan mobil hias penuh bunga segar serta iring-iringan komunitas seni yang merepresentasikan keberagaman etnis di Surabaya. Kemeriahan ini selalu berhasil menarik perhatian ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara setiap tahunnya.
3. Festival Nasional Reog Ponorogo - Kabupaten Ponorogo (6-15 Juni 2026)
Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) Foto: Charolin Pebrianti |
Sebagai bagian dari kategori Top KEN, festival ini merupakan kompetisi seni reog paling bergengsi di Indonesia. Selama sepuluh hari, puluhan grup reog dari berbagai daerah bertarung menunjukkan keahlian teknis dan magis mereka di panggung utama. Acara ini merupakan puncak perayaan budaya yang sangat sakral bagi masyarakat Bumi Reog.
4. Segero Topeng Kaliwungu - Kabupaten Lumajang (27-28 Juni 2026)
Agenda ini mengangkat keunikan seni Topeng Kaliwungu yang memiliki karakter wajah dan gerakan khas dari wilayah Lumajang. Selain pertunjukan tari kolosal, acara ini juga mengeksplorasi potensi wisata alam di sekitar lokasi pertunjukan. Festival ini bertujuan menguatkan identitas budaya lokal sebagai daya tarik wisata berbasis tradisi pedesaan yang autentik.
Baca juga: Rekomendasi Expo Center di Surabaya |
5. Festival Ronthek - Kabupaten Pacitan (3-5 Juli 2026)
Festival Ronthek Pacitan (FRP). Foto: Dok. Purwo Sumodiharjo/detikJatim) |
Ronthek adalah kesenian musik bambu tradisional asal Pacitan yang awalnya berfungsi sebagai alat penggugah sahur. Dalam festival ini, ronthek dikemas secara modern dengan koreografi dan tata lampu yang memukau. Pawai malam hari ini memenuhi jalanan kota dengan dentuman bambu yang harmonis dan atraksi obor yang sangat artistik.
6. Banyuwangi Ethno Carnival - Kabupaten Banyuwangi (10-12 Juli 2026)
Banyuwangi Ethno Carnival Foto: Istimewa |
Event ini merupakan perpaduan antara kemegahan karnaval modern dengan nilai-nilai tradisional asli suku Osing. Setiap tahunnya, tema yang diangkat selalu berganti, mulai dari legenda lokal hingga filosofi alam Banyuwangi. Para model berjalan di catwalk sepanjang jalan kota dengan kostum etnik kontemporer yang sangat megah dan detail.
7. Jember Fashion Carnaval - Kabupaten Jember (24-26 Juli 2026)
Jember Fashion Carnaval (JFC) Foto: Yakub Mulyono |
Sebagai pelopor karnaval busana di Indonesia yang juga masuk kategori Top KEN, JFC telah diakui secara internasional. Ribuan peserta merancang kostum luar biasa secara mandiri berdasarkan tema global yang ditentukan. Parade ini mengubah jalanan Jember menjadi panggung fashion terpanjang di dunia dengan standar estetika yang sangat tinggi.
8. Tong-Tong Night Market - Kota Malang (30 Juli-2 Agustus 2026)
Mengambil inspirasi dari pasar malam klasik, acara ini menyajikan suasana nostalgia di tengah Kota Malang yang sejuk. Pengunjung dapat menikmati beragam kuliner legendaris, kerajinan tangan, dan hiburan musik keroncong atau jazz. Festival ini menekankan pada kenyamanan ruang publik dan pelestarian memori kolektif masyarakat terhadap sejarah kota.
9. Festival Jaranan Trenggalek Terbuka - Kabupaten Trenggalek (21-27 September 2026)
Festival Jaranan Trenggalek Foto: dok. Adhar Muttaqin/detikJatim |
Trenggalek menjadi tuan rumah bagi pertemuan kelompok seni kuda lumping atau jaranan dari berbagai wilayah nusantara. Festival ini mempertandingkan kreativitas gerak, kostum, dan musik iringan tanpa menghilangkan unsur spiritualnya. Acara ini membuktikan bahwa kesenian rakyat tetap eksis dan terus berkembang di tangan generasi muda yang kreatif.
10. Festival Musik Tong-Tong - Kabupaten Sumenep (17-18 Oktober 2026)
Musik Tong-tong adalah seni perkusi bambu khas Madura yang memiliki irama energetik dan dinamis. Dalam festival ini, kereta kencana yang dihias lampu warna-warni mengangkut para pemusik berkeliling kota di malam hari. Suara gemuruh bambu yang beradu menciptakan atmosfer pesta rakyat yang luar biasa meriah di jantung Pulau Garam.
11. Gandrung Sewu - Kabupaten Banyuwangi (22-24 Oktober 2026)
Festival Gandrung Sewu Foto: Diskominfo Banyuwangi |
Perhelatan ini menampilkan seribu penari Gandrung yang tampil serempak dengan latar belakang Selat Bali saat matahari terbenam. Gandrung Sewu bukan sekadar tarian, melainkan narasi sejarah perjuangan rakyat Banyuwangi melawan penjajahan. Formasi tarian yang kolosal dan simetris menjadikannya salah satu atraksi visual paling ikonik di Indonesia.
Artikel ini ditulis Fadya Majida Az-Zahra, peserta magang PRIMA Kemenag di detikcom.
(ihc/irb)



















































