Joko Dolog Bukan Legenda Tapi Sejarah

Urban Legend

Joko Dolog Bukan Legenda Tapi Sejarah

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Kamis, 29 Sep 2022 22:38 WIB
Arca Joko Dolog ada di Surabaya. Tepatnya di Jalan Taman Apsari, Kecamatan Genteng, Surabaya Pusat.
Arca Joko Dolog/Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim
Surabaya -

Joko Dolog merupakan sebuah arca yang saat ini ada di Surabaya. Menurut pemerhati sejarah Surabaya, Nanang Purwono, Joko Dolog bukan sebuah legenda.

Nanang membenarkan, nama Joko Dolog muncul dari budaya ludruk di Surabaya. Sebab saat ditemukan, arca tersebut berada di dekat pohon dolog.

Meski begitu, Arca Joko Dolog sarat akan sejarah. Maka dari itu Nanang dengan tegas menyebut, Joko Dolog bukan legenda tapi sejarah.

"Ini bukan legenda, tapi sejarah," kata Nanang kepada detikJatim, Kamis (29/9/2022).

Nanang kemudian menjelaskan, Arca Joko Dolog ada kaitannya dengan Kerajaan Singosari. Menurutnya, arca tersebut merupakan perwujudan dari Prabu Kertanegara.

Kertanegara merupakan Raja Singosari yang terakhir. Masa Kertanegara disebut-sebut sebagai masa kejayaan Kerajaan Singosari. Sekaligus masa berakhirnya kerajaan tersebut.

Kertanegara meninggal pada 1292. Setahun berselang, menantu Kertanegara yakni Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit. Majapahit disebut sebagai penerus dinasti Rajasa dari Singosari.

Kerajaan Singosari diperkirakan berada di wilayah yang saat ini menjadi Kecamatan Singasari, Kabupaten Malang. Sementara Kerajaan Majapahit berada di wilayah yang saat ini menjadi Trowulan, Mojokerto.

Nanang melanjutkan, Arca Joko Dolog berasal dari Trowulan. Arca dibuat untuk menghormati Kertanegara.

"Dibuat pada 1289 sebagai perwujudan Raja Kertanegara," imbuh Nanang.

Lantas, mengapa arca tersebut bisa ada di Surabaya? Menurut Nanang, pada tahun 1817, arca tersebut akan dibawa dari Mojokerto ke Belanda dengan kapal, lewat Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Arca tersebut dibawa untuk menjadi koleksi Museum Leiden.

Namun kapal mengalami kebocoran, sehingga gagal berangkat. Arca tersebut lalu ditaruh di sekitar Taman Apsari, Surabaya.

Sejak saat itu, Arca Joko Dolog ditaruh di Jalan Taman Apsari, Kecamatan Genteng. Taman tersebut berada di depan Gedung Negara Grahadi. Hingga saat ini, banyak umat Buddha yang kerap menggelar ritual keagamaan di Arca Joko Dolog.



Simak Video "Seruput STMJ, Minuman Penghangat Badan di Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/dte)