Sederet Film Indonesia tentang Gerakan 30 September 1965

Sederet Film Indonesia tentang Gerakan 30 September 1965

Rina Fuji Astuti - detikJatim
Senin, 26 Sep 2022 22:35 WIB
Film Gie
Film Gie/Foto: (dok. ist)
Surabaya -

Setiap akhir September, ingatan membawa bangsa Indonesia pada Gerakan 30 September atau G30S/PKI. Itu merupakan peristiwa berdarah yang terjadi pada 1965.

Hingga saat ini, sudah banyak film Indonesia yang mengangkat soal Gerakan 30 September. Ada yang sekadar background cerita, ada juga yang menjadi benang merahnya.

Berikut Film Indonesia tentang Gerakan 30 September 1965:

1. Pengkhianatan G 30 S PKI (1984)

Film Pengkhianatan G 30 S PKI mengisahkan para jenderal yang diculik hingga dibunuh. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Arifin C Noer.

Di era Orde Baru, film ini wajib diputar menjelang Hari Kesaktian Pancasila. Namun di era Reformasi, film ini sudah tak wajib diputar.

Film berdurasi 271 menit ini meraih penghargaan Citra. Yaitu sebagai film dengan skenario terbaik.

2. Gie (2005)

Gie merupakan film biografi. Riri Riza membuat film tersebut berdasarkan Catatan Seorang Demonstran karya Soe Hok Gie.

Film ini menampilkan Nicholas Saputra, Sita Nursanti hingga Wulan Guritno. Dalam film Gie ada adegan yang menggambarkan situasi mencekam terkait PKI.

3. Sang Penari (2011)

Film Sang Penari diperankan oleh Prisia Nasution, Oka Antara, Slamet Rahardjo hingga Dewi Irawan. Film ini diadaptasi dari novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari.

Sama seperti film Gie, dalam film Sang Penari juga ada bagian yang menggambarkan situasi mencekam terkait PKI.

4. Surat dari Praha (2016)

Film ini berlatar belakang cerita tentang pelajar Indonesia di Praha, yang tidak bisa kembali ke Tanah Air. Sebab, situasi politik di Indonesia pada 1966 tidak stabil, setelah adanya Gerakan 30 September 1965.

Film ini disutradarai Angga Dwimas Sasongko. Sementara pemerannya yakni Julie Estelle, Tio Pakusadewo, Widyawati hingga Rio Dewanto.

5. You and I (2020)

You and I merupakan film dokumenter. Film garapan Fanny Chotimah ini diangkat dari buku foto berjudul Pemenang Kehidupan, karya Adrian Mulya dan Lilik HS.

Film ini berkisah tentang Kaminah (70) dan Kusdalini (74), yang ditangkap karena dicurigai terlibat dalam G30S/PKI. Mereka bertemu di lembaga pemasyarakatan hingga akrab seperti saudara.



Simak Video "Lukas Tumiso, Eks Tapol Penyintas Pulau Buru"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/sun)