Gus Muwafiq Ungkap Gus Dur Jadi Presiden karena Keturunan Joko Tingkir

Gus Muwafiq Ungkap Gus Dur Jadi Presiden karena Keturunan Joko Tingkir

Ardian Fanani - detikJatim
Minggu, 14 Agu 2022 20:51 WIB
gus muwafiq di channel youtube nya, GusMuwafiqChannel
Gus Muwafiq (Foto: Tangkapan Layar GusMuwafiqChannel)
Banyuwangi -

Polemik Lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' mengingatkan KH Ahmad Muwafiq saat berziarah bersama KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Petilasan Sultan Pajang, Kanjeng Hadiwijoyo. Kala itu Gus Dur bercerita jika dirinya memiliki keturunan langsung dengan Joko Tingkir.

Gus Muwafiq diketahui selalu menemani Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat ziarah ke petilasan Joko Tingkir di Lamongan. Saat itu Gus Muwafiq menjadi asisten pribadi Gus Dur.

"Iya saya diajak Gus dur (ke Petilasan) di Lamongan itu," ujarnya kepada detikJatim saat dikonfirmasi, Minggu (14/8/2022).

Bahkan Gus Dur sempat bercerita jika memiliki jalur langsung keturunan dari Sultan Pajang, Hadiwijaya. Oleh karena itu, kata Gus Muwafiq, KH. Abdurrahman Wahid bisa menjadi presiden, karena keturunan raja.

"Gus Dur itu punya jalur langsung (keturunan) dengan Joko Tingkir. Makanya beliau jadi presiden," tegasnya.

Selain itu, Joko Tingkir adalah sosok pejuang saat melawan penjajah Belanda. Hal itu pun kemudian diteruskan oleh keturunannya, yakni Sultan Agung yang merupakan pahlawan nasional.

"Beliau adalah pejuang sama dengan Sultan Agung yang sudah dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Itu buyut-nya Sultan Agung. Joko Tingkir ini adalah raja yang melahirkan raja-raja dan ulama di Jawa. Jadi bukan orang sembarangan," tambahnya.

Oleh karena itu, kata Gus Muwafiq, tidak layak jika nama Joko Tingkir dijadikan guyonan dalam lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet.

"Lah yo kok ngombe Dawet gitu bukan pada tempatnya, itu guyonannya,"pungkasnya.

Sebelumnya muncul penolakan lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' dari ulama, tokoh masyarakat, warga Lamongan dan anggota dewan. Ulama menyebut penggunaan Joko Tingkir di lagu tersebut tidak pantas dan dianggap merendahkan sosok murid Raden Said atau Sunan Kalijaga.

Mereka tak terima nama guru ulama nusantara yang alim, kharismatik dan dihormati, diparodikan dalam lagu dangdut koplo. Apalagi, sosok Joko Tingkir memiliki kaitan erat dengan Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.



Simak Video "3 Lagu Indonesia dan Tanah Lot Bali Jadi Sorotan Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/fat)