Okupansi Hotel di Kota Malang Turun

Okupansi Hotel di Kota Malang Turun

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 06 Jan 2026 14:30 WIB
Okupansi Hotel di Kota Malang Turun
Ilustrasi hotel di Malang/Foto: Istimewa
Malang -

Tingkat penghunian kamar (TPK) atau okupansi hotel di Kota Malang mengalami penurunan secara month to month (mtm). Pada Nopember 2025 turun 0,89 poin dibandingkan Oktober 2025.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang Umar Sjaifudin menyampaikan, akumulasi persentase TPK hotel pada November 2025 sebesar 50,64 persen, sedangkan Oktober 2025 mencapai 51,53 persen.

"Untuk TKP hotel turun secara month to month sebesar 0,89 poin atau dari 51,53 persen pada Oktober 2025 menjadi 50,64 persen pada November 2025," ujar Umar kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BPS juga mencatat berdasarkan pencatatan hasil pemanfaatan Mobile Positioning Data (MPD) adanya penurunan persentase TPK hotel secara akumulasi ini selaras dengan turunnya jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kota Malang sebanyak 1,03 persen pada November dibanding Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

Wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kota Malang pada November tercatat sebesar 939.923 orang atau berkurang sebesar 9.758 orang dari periode Oktober di angka 949.681 orang.

Sementara persentase TPK November 2025 sejumlah 50,64 persen terdistribusi dari TPK hotel bintang dan non bintang.

"Untuk kategori hotel bintang, TPK-nya berada di angka 62,87 persen atau mengalami penurunan sebesar 2,23 poin dari Oktober 2025 yang mencapai 65,10 persen," ungkap Umar.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada hotel non bintang yang TPK-nya pada November 2025 mengalami peningkatan sebesar 0,57 poin atau 35,58 persen dari Oktober 2025 di angka 35,01 persen.

Sedangkan, komposisi tamu hotel terdiri dari 97,26 persen wisatawan nusantara dan 2,74 merupakan wisatawan mancanegara.

"Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di Kota Malang sepanjang November mencapai 1,48 hari. Hotel bintang masih menjadi pilihan wisatawan dengan angka RLMT 1,61 hari dan 1,24 hari untuk hotel non bintang," bebernya.

Sedangkan, tamu hotel berbintang 96,08 persen adalah wisatawan nusantara dan 3,92 persen merupakan wisatawan mancanegara.

Sementara itu, tamu hotel non bintang 99,29 persen adalah wisatawan nusantara dan 0,71 persen wisatawan mancanegara.




(mua/hil)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads