Kata Gubernur Khofifah Soal Masih Ada Pecahan Uang Baru Rp 1.000 dan Rp 2.000

Faiq Azmi - detikJatim
Kamis, 18 Agu 2022 17:51 WIB
gubernur khofifah menerima simbolis uang baru 2022 dari kepala perwakilan bank indonesia jatim
Penyerahan uang pecahan Rp 100 ribu baru dari BI Jatim ke Gubernur Khofifah (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim Budi Hanoto memberikan secara simbolis uang baru pecahan Rp 100 ribu yang diluncurkan Bank Indonesia hari ini kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Pecahan uang baru yang diresmikan hari ini mulai dari Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000. BI Jatim sendiri akan melakukan sosialisasi mulai hari ini.

Gubernur Khofifah menyebut masih adanya pecahan Rp 1.000 dan Rp 2.000 membuat pemerintah bekerja keras. Jangan sampai, kedua pecahan mata uang tersebut nilainya semakin rendah.

"Tadi saya menyampaikan masih ada uang dengan nilai Rp 1.000 dan Rp 2.000 saya sampaikan kalau ada jumlah nilai Rp 1.000 dan Rp 2.000 itu artinya seluruh kepala daerah dengan berbagai stakeholder terkait harus kerja keras mengendalikan inflasi," kata Khofifah di Grahadi, Kamis (18/8/2022).

"Jangan sampai nilai yang Rp 1.000 itu kemudian menjadi turun. Nah itu saya menangkapnya sebagai pesan kepada kita semua bagaimana sebetulnya terutama volatile food ya itu juga harus semua-semua sektor membangun satu pengendalian sistem yang lebih komprehensif," sambungnya.

Menurut Khofifah, ketika mata uang Rp 1.000 atau Rp 2.000 nilainya semakin berkurang, maka menandakan angka inflasi tinggi. Oleh sebab itu, pemerintah harus bekerja keras menekan inflasi.

"Jangan sampai yang sudah diterbitkan oleh BI dari mata uang ini yang nilainya Rp 1.000 ya harganya jangan sampai menurun, yang Rp 2.000 jangan sampai menurun kira-kira begitu," katanya.

"Kalau saya menerima pesan ada uang dengan mata nilai uang Rp 1.000 itu berarti memang kita harus kerja keras untuk mengendalikan inflasi di semua lini. Terutama kalau volatile food karena memang kebutuhan untuk rumah tangga itu yang memberikan pengaruh cukup signifikan," lanjutnya.

Mantan Mensos RI ini menyambut dengan semangat Kemerdekaan atas keluarnya uang kertas baru 2022.

"Semangat barulah kawan-kawan saya rasa ada semangat baru dan kemudian kita akan mengetahui bahwa ada update digital security printing dari keuangan yang dilakukan oleh BI. Tapi lepas dari ini adalah teknologi digital security printing oleh BI tapi bahwa ada semangat baru yang harus kita bangun bersama," ungkapnya.

"Lihat tuh foto-fotonya adalah foto-foto para pahlawan. Semangat rek perjuangan dan pengorbanan para pahlawan itu menjadi pesan penting dari mata uang yang diterbitkan oleh BI ini," tandasnya.



Simak Video "Antusias Warga Medan Tukar Uang Baru Emisi 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)