3 Catatan KPPU Soal Penggunaan MyPertamina untuk Pembelian BBM

Tim DetikJatim - detikJatim
Selasa, 05 Jul 2022 18:21 WIB
Kepala Bidang Kajian dan Advokasi Kanwil IV KPPU, Ratmawan Ari Kusnandar
Kepala Bidang Kajian dan Advokasi Kanwil IV KPPU, Ratmawan Ari Kusnandar (Foto. DOk Kanwil IV KPPU)
Surabaya -

Kanwil IV Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memberikan sejumlah catatan terkait penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian BBM. Meski Jawa Timur saat ini belum menerapkan pemakaian aplikasi, KPPU berinisiatif mengawasi sejumlah SPBU di Surabaya.

Kepala Bidang Kajian dan Advokasi Kanwil IV KPPU, Ratmawan Ari Kusnandar mengatakan inisiatif pengawasan merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah. Sebab dengan begitu, maka susidi BBM akan tepat sasaran.

"KPPU sangat mendukung upaya pemerintah dalam mengelola energi tak terbaharukan ini secara efisien, termasuk memastikan agar subsidi pemerintah benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat yang layak menerimanya," kata Ari dalam keterangan resmi yang diterima detikJatim, Selasa (5/7/2022).

Dari hasil pengawasan di lapangan, KPPU lantas memberikan tiga catatan terkait penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian. Hasil itu lantas disampaikan dan didiskusikan bersama Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V terkait rencana implementasi kebijakan pada Jumat, 1 Juli 2022.

Pertama, antusiasme masyarakat dalam merespon upaya pendataan ini sebaiknya dapat diimbangi dengan kemudahan akses bagi masyarakat. Khususnya bagi yang memerlukan pendampingan dalam pengisian form digital dan perolehan/penggunaan QR Code yang akan digunakan untuk mendapatkan BBM bersubsidi di SPBU Pertamina.

Kedua, data masyarakat yang diperoleh melalui proses pendataan ini diharapkan tidak digunakan sebagai alat bersaing tidak sehat. Terlebih pada pasar penyedia jasa sistem pembayaran digital maupun aplikasi digital lainnya.

Terakhir, penggunaan aplikasi MyPertamina dalam mendukung program subsidi tepat sasaran ini diharapkan tidak menambah beban masyarakat. Terutama dalam bentuk pembebanan biaya tertentu serta tetap memberikan keleluasaan masyarakat untuk memilih metode pembayaran BBM bersubsidi baik dalam bentuk tunai, kartu debit, kartu kredit atau penyedia jasa sistem pembayaran lain sesuai preferensi masyarakat.

Menyikapi upaya inisiatif Kanwil IV KPPU ini, Pertamina MOR V melalui Adiep selaku Sales Manager Area MOR V Pertamina menyampaikan apresiasi. Ini karena pihaknya diberikan kesempatan untuk mengkomunikasikan penggunaan aplikasi MyPertamina dalam pembelian BBM subsidi.

"Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan Kanwil IV KPPU untuk menjelaskan secara komprehensif program pendataan ini, termasuk atas masukan yang diberikan kepada kami," kata Adiep.

Selanjutnya Kanwil IV KPPU berharap agar Pertamina dapat senantiasa menerapkan prinsip-prinsip persaingan usaha dan kemitraan yang sehat sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 5 Tahun 1999 dan UU No. 20 Tahun 2008.

"Melalui upaya Advokasi ini kami berharap Pertamina dapat menjadi row model pelaku usaha yang menjadikan persaingan usaha dan kemitraan yang sehat sebagai budaya korporasinya," tandas Ari.



Simak Video "Pertamina Talks Episode 3: Mypertamina Solusi Untuk Penyaluran Energi Tepat Sasaran"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)