Bondowoso Jadi Pusat Ikan Pindang di Jatim Padahal Tak Punya Laut, Kok Bisa?

Chuk Shatu Widarsha - detikJatim
Kamis, 31 Mar 2022 09:47 WIB
Suasana pasar ikan pindang di Bondowoso
Pasar ikan pindang di Bondowoso (Foto: Chuk S Widharsa/detikJatim)
Bondowoso -

Bondowoso memiliki pasar ikan pindang terbesar di Jawa Timur. Padahal, kabupaten berjuluk Kota Tape ini secara geografis sama sekali tak memiliki wilayah laut.

Sehari-hari, Pasar Ikan Kotakulon yang oleh warga setempat sering disebut 'Pasar Ramok' ini menjadi tempat kumpul puluhan pedagang dari berbagai daerah. Mereka merupakan pedagang ikan pindang skala besar.

Puluhan ton ikan pindang diperjualbelikan di pasar yang terletak di Kelurahan Kotakulon, Bondowoso ini. Berbagai kendaraan angkut juga tampak selalu stand by. Mulai pikap hingga truk berukuran besar.

"Perharinya, saya saja bertransaksi sekitar 4 truk ikan. Belum lagi pedagang lainnya," tutur Yusuf, seorang pedagang saat berbincang dengan detikJatim, Kamis (31/3/2022).

Yusuf menjelaskan, para pedagang yang datang dari berbagai daerah itu terdiri pedagang dalam skala besar. Mereka kemudian menjual lagi ikan-ikan pindang ke pedagang yang lebih kecil di daerahnya.

"Ikan-ikan pindang itu kan masih dijual lagi ke pedagang yang lebih kecil di pasar-pasar daerahnya. Begitu seterusnya hingga sampai ke tangan konsumen," terang Yusuf.

Senada, seorang pedagang asal Muncar, Banyuwangi, Mochtar mengaku sengaja membawa ikan-ikan pindang itu dari daerahnya, untuk selanjutnya dijual di pasar Bondowoso.

Suasana pasar ikan pindang di BondowosoIkan pindang di Bondowoso/Foto: Chuk S Widharsa

"Hari ini saya bawa 2 truk ikan pindang dari Muncar. Biasanya langsung habis. Karena sudah ada pelanggan dari daerah lain," terang Mochtar.

Pantauan di lapangan, peredaran ikan pindang di pasar Kotakulon diperkirakan mencapai puluhan ton per harinya. Hal itu bisa dilihat dari keluar masuknya puluhan truk maupun pikap yang memuat ikan pindang dari dan ke kota-kota di Jawa Timur.

Ikan-ikan pindang berbagai ukuran itu berasal dari sejumlah daerah yang memang merupakan penghasil ikan berskala besar. Misalnya Puger Jember, Muncar Banyuwangi, serta daerah-daerah penghasil ikan di kawasan pantura lainnya. Termasuk dari Brondong Lamongan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Bondowoso, Sigit Purnomo, membenarkan jika pasar ikan di Kotakulon tersebut memang merupakan pasar ikan pindang terbesar di Jawa Timur.

Suasana pasar ikan pindang di BondowosoSuasana pasar ikan pindang di Bondowoso Foto: Chuk S Widharsa

Sebab, kata Sigit, pasar ikan pindang Kotakulon itu jadi tempat bertemunya para pedagang besar ikan pindang dari berbagai kota di Jawa Timur.

"Saya sendiri kurang tahu bagaimana asal muasalnya hingga pasar Kotakulon itu jadi pasar ikan pindang. Padahal, Bondowoso tak punya laut apalagi hasil laut," tandas Sigit Purnomo.



Simak Video "Senangnya Siswa di Lumajang Bisa Jajal Alutsista Arhanud"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/fat)