Keripik Teripang Lamongan Terbang Sampai ke Turki

Eko Sudjarwo - detikJatim
Sabtu, 12 Feb 2022 15:53 WIB
olahan teripang
Olahan Teripang Menjadi Keripik (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Seorang warga Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Ika Puji Wahyudi (38) memanfaatkan ikan teripang menjadi camilan berupa keripik. Inovasi itu membawa camilan ini dipasarkan hingga ke Turki.

Ide itu terlintas saat Ika ditawari temannya untuk mengolah teripang menjadi sesuatu yang bernilai lebih. Sebab, teripang hasil tangkapan nelayan di Madura sangat berlimpah.

"Teman saya cerita jika banyak nelayan sana yang bingung mau dijadikan apa teripang hasil tangkapan ini," kata Ika saat ditemui detikjatim Sabtu (12/2/2022).

Dari situlah, Ika mendapatkan ide untuk mengolah teripang menjadi keripik. Dia dan temannya membawa teripang-teripang hasil tangkapan nelayan itu ke Lamongan untuk dijadikan bahan dasar.

"Ikannya dibersihkan dulu, lalu direndam agar teksturnya lembek, lalu dibumbui, baru digoreng," ujar Ika.

Ika mengatakan bahwa 1 kg teripang bisa diolah menjadi 40 bungkus camilan yang masing-masing berisi 40 gram. Satu bungkusnya dijual dengan harga Rp 25 ribu. Dalam sebulan, Ika mengolah 30 kg teripang mentah.

Keripik teripang itu tidak hanya dijual di Lamongan saja, tapi sudah merambah beberapa daerah lain di Indonesia seperti Batam dan Kalimantan. Bahkan, dipasarkan hingga Turki.

"Kemarin melakukan kiriman sebanyak 100 bungkus ke Turki, karena keripiknya juga sudah melakukan pengurusan izin PIRT," ungkap Ika.

Untuk bisa tembus dan bertahan di pasar internasional, Ika menyebut yang terpenting adalah kemasan dan kualitas produknya.

"Kekurangannya saat ini adalah bahan baku utama, yaitu ikan teripang. Itu sulit didapatkan ketika laut pasang," jelas Ika.

Kepala Disperindag Lamongan Muhammad Zamroni turut mengapresiasi UMKM olahan ikan teripang itu. Dia mengatakan bahwa ada puluhan pelaku UMKM di Lamongan yang sudah menembus pasar internasional.

"Ada banyak yang sudah berhasil tembus pasar internasional, untuk yang ke Turki ini kami kerja sama dengan Oke Oce Ina Makmur, ada sebanyak 37 produk milik 16 UMKM yang sebelumnya telah lolos dari tahap kurasi," pungkas Zamroni.



Simak Video "Strategi Bisnis UMKM di Era Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/sun)