Desa di Banyuwangi Bikin Pasar Pepesan Angkat Potensi Ekonomi Warga

Ardian Fanani - detikJatim
Minggu, 13 Mar 2022 10:14 WIB
destinasi wisata kuliner dengan berbagai macam olahan pelasan atau pepes
Penjual pepes (Foto: Ardian Fanani/detikJatim)
Banyuwangi -

Sebuah desa di Kabupaten paling ujung Timur Pulau Jawa ini menciptakan destinasi wisata kuliner dengan berbagai macam olahan pelasan atau pepes. Ini sebagai pengungkit sektor ekonomi kreatif masing-masing desa.

Ratusan jenis pelasan khas Banyuwangi, mulai dari pelasan berbagai ikan laut, sidat, otak sapi, hingga pelasan jantung pisang pun ada di Pasar Pelasan Dusun Labansukadi, Desa Labanasem, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Mereka antre memilih berbagai jenis pelasan yang disuguhkan pada 'Pasar Pelasan' ini.

"Ini menjadi kekuatan dasar dari gerakan Banyuwangi Rebound pada poin pemulihan ekonomi dan semoga gerakan ini menjadi masif dan benar-benar bisa memulihkan ekonomi di Banyuwangi," ujar Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah kepada wartawan saat dikonfirmasi, Minggu (13/3/2022).

Sugirah berharap, pasar kuliner yang menyajikan aneka olahan pelasan ini, menjadi kebangkitan perekonomian masyarakat di tengah Pandemi COVID-19. Pemkab Banyuwangi tak bisa sendiri untuk pemulihan perekonomian masyarakat, namun butuh keikutsertaan masyarakat dan stakeholder terkait.

"Tentunya juga kita harus menjaga harmoni antar warga dan pemerintah, desa, camat, dan dinas pariwisata supaya terus mendukung acara yang positif ini," tandasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda mengatakan, berbagai jenis olahan pepes mengakomodir pecinta kuliner. Harganya pun sudah pasti terjangkau. Mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. Para pengunjung bisa menikmati pilihan pelasan yang sangat variatif.

destinasi wisata kuliner dengan berbagai macam olahan pelasan atau pepesDestinasi Kuliner khusus olahan pepes/ Foto: Ardian Fanani

"Jadi macam-macam pelasan ada di sini. Ini merupakan ide kreatif dengan tempat menarik dengan spot foto yang banyak bagi milenial. Inilah cara baru masyarakat dalam memulihkan ekonomi. Tentunya pemerintah siap support agar tumbuh dan berkembang." tandas Bramudya.

Salah satu pedagang, Wati mengaku senang digelarnya pasar tematik Pepes di wilayahnya. Sebab dirinya bisa kembali berjualan di depan rumah.

"Ya bisa menambah uang dapur. Per kegiatan saya bisa mendapatkan uang Rp 100 ribu," ujarnya girang

Pengunjung bisa menikmati pasar tematik Pepes dengan memilih sesuai dengan selera. Tak hanya di bungkus, mereka juga menikmati Pepes di lokasi pasar. Mereka senang, di Banyuwangi makin banyak pasar tematik yang memiliki keunggulan masing-masing.

"Saya tadi pilih Pepes peda kedondong. Enak seger. Coba makan di tempat tadi ditambah nasi hangat rasanya top. Banyuwangi memang banyak pasar tematik. Bisa pilih-pilih ini, mau pelasan ya datang kesini," ujar Anjar salah satu pengunjung pasar tematik Pepes.



Simak Video "Konten YouTube Jadi Jaminan Utang, Kemenkumham Beberkan Persyaratan"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)