Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Zulkifli Hasan (Zulhas) membeberkan program-program kerakyatan Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan dalam kunjungannya di Kabupaten Nganjuk, Minggu (25/10/2026).
Menurut Menko Zulhas, program-program kerakyatan Presiden Prabowo sangat luar biasa. Dua antara program tersebut yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hingga Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Program kerakyatan Bapak Presiden Prabowo luar biasa. KDMP itu bukan warung, bukan supermarket. Kppdes ini untuk menyalurkan bantuan-bantuan pemerintah yang disubsidi," ungkap Menko Zulhas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, bantuan-bantuan pemerintah yang bersubsidi dalam kppdes itu meliputi beras, pupuk, gas elpiji hingga bantuan-bantuan tunai.
"Kenapa melalui kopdes? Agar tidak kena tengkulak. Jadi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan barang-barang bersubsidi. Untuk menolong dan melindungi masyarakat desa," paparnya.
Sedangkan program MBG, lanjut Menko Zulhas, dilaksanakan sebagai aplikasi Undang Undang Dasar 1945. Di mana, anak-anak yang kurang mampu, dipelihara oleh negara.
"Jadi, program kerakyatan adalah program untuk mengangkat taraf hidup rakyat," tandasnya.
Sementara dalam kunjungannya di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk ini, Menko Zulhas memberikan bantuan beras secara simbolis kepada ibu-ibu dan para driver ojek online. Juga santunan bagi anak-anak yatim.
Dia menyebut, bantuan pangan oleh pemerintah ini menyasar masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 sampai 4. Bantuan disalurkan mulai Oktober hingga Desember.
"Jadi bantuannya berupa beras 30 kilogram, untuk desil 1 sampai 4. Mulai Oktober, November, Desember. Jumlahnya 33,2 juta orang se Indonesia. Totalnya 1 juta ton," pungkas Menkon Zulhas.
