Cuaca panas masih melanda sejumlah wilayah Jawa Timur. Berdasarkan prakiraan cuaca beberapa hari ke depan, suhu udara terpanas di Jawa Timur diperkirakan mencapai 37-39 derajat Celsius, sedangkan suhu terendah sekitar 15 derajat Celsius.
Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama oleh masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Paparan panas berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, mulai dari dehidrasi dan kelelahan akibat panas hingga heat stroke atau sengatan panas yang mengancam jiwa.
Cuaca panas di Jawa Timur dipengaruhi sejumlah faktor atmosfer, termasuk posisi semu matahari yang melintas di dekat wilayah Jawa Timur pada periode tertentu. Selain itu, fenomena El Nino dapat mempengaruhi pola curah hujan dan mendukung kondisi kemarau yang lebih panjang.
Suhu 39 Derajat Celsius di Jawa Timur
Suhu udara tertinggi di Jawa Timur hari ini, Senin 19 Oktober 2026, diprakirakan mencapai 39 derajat Celsius di Kota Mojokerto. Sejumlah daerah lain juga diprakirakan mengalami suhu tinggi, yakni berkisar antara 37 derajat Celsius hingga 38 derajat Celsius.
Daerah dengan suhu maksimum 38 derajat Celsius meliputi Sidoarjo, Jombang, Lamongan, Kota Madiun, dan Kota Surabaya. Sementara itu, suhu maksimum 37 derajat Celsius diprakirakan terjadi di Situbondo, Nganjuk, Madiun, Bojonegoro, Sampang, Sumenep, dan Kota Pasuruan.
Selain itu, suhu maksimum 36 derajat Celsius diprakirakan terjadi di Kediri, Banyuwangi, Pasuruan, Ngawi, Tuban, Bangkalan, Pamekasan, Kota Kediri, dan Kota Probolinggo. Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat saat beraktivitas di luar ruangan.
Perbedaan Suhu Udara dan Panas yang Dirasakan Tubuh
Suhu udara dan udara panas yang dirasakan tubuh tidak selalu sama. Dilansir Instagram BMKG, suhu udara menunjukkan tingkat panas atau dinginnya udara yang diukur dalam derajat Celsius.
Sementara itu, panas yang dirasakan tubuh juga dipengaruhi kondisi lingkungan, seperti kelembapan, angin, dan paparan sinar matahari. Ada empat faktor yang mempengaruhi seberapa panas udara terasa, yakni suhu udara, kelembapan, angin, dan radiasi matahari.
Kelembapan tinggi menghambat penguapan keringat sehingga tubuh lebih sulit melepaskan panas. Sebaliknya, angin dapat membantu mendinginkan tubuh, sedangkan paparan sinar matahari langsung menambah panas yang diterima tubuh.
Tips Mencegah Dehidrasi dan Heat Stroke Saat Cuaca Panas
Cuaca panas dapat meningkatkan risiko dehidrasi dan heat stroke jika tubuh kehilangan terlalu banyak cairan atau terpapar suhu tinggi dalam waktu lama. Untuk mengurangi risiko tersebut, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah sederhana berikut.
1. Cukupi Kebutuhan Cairan
Minum air secara teratur dan jangan menunggu sampai merasa haus. Kebutuhan cairan setiap orang dapat berbeda, bergantung pada aktivitas, kondisi tubuh, dan jumlah keringat yang keluar.
Saat beraktivitas di luar ruangan atau melakukan pekerjaan fisik dalam cuaca panas, kebutuhan cairan dapat meningkat. Bawalah botol air minum dan minum secara berkala untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
2. Lindungi Diri dari Paparan Matahari
Gunakan topi, payung, atau pakaian ringan yang dapat membantu mengurangi paparan sinar matahari. Pilih pakaian longgar dengan bahan yang nyaman dan memungkinkan keringat menguap.
Tabir surya atau sunscreen dengan SPF minimal 30 dapat membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet. Namun, tabir surya tidak mencegah dehidrasi atau heat stroke, sehingga perlindungan dari panas tetap diperlukan.
3. Atur Waktu Aktivitas di Luar Ruangan
Kurangi aktivitas fisik berat ketika cuaca sedang terik, terutama pada siang hari. Apabila memungkinkan, jadwalkan kegiatan luar ruangan pada pagi hari sebelum pukul 09.00 atau sore hari ketika paparan matahari mulai berkurang.
Jika harus beraktivitas saat cuaca panas, beristirahatlah secara berkala di tempat teduh atau ruangan yang sejuk. Pekerja lapangan dan orang yang berolahraga dalam waktu lama perlu memberikan perhatian khusus terhadap durasi aktivitas dan kondisi tubuh.
4. Jaga Ruangan Tetap Sejuk
Gunakan pendingin ruangan jika tersedia atau manfaatkan kipas angin apabila kondisi suhu ruangan memungkinkan. Kurangi masuknya panas dengan menutup tirai atau gorden ketika sinar matahari langsung mengenai jendela.
Buka jendela untuk membantu sirkulasi udara ketika udara di luar lebih sejuk daripada di dalam ruangan. Langkah ini dapat membantu menjaga kenyamanan, terutama ketika suhu udara meningkat pada siang hari.
5. Konsumsi Buah dan Sayur yang Kaya Air
Buah dan sayur dengan kandungan air tinggi dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Beberapa contohnya adalah semangka, melon, mentimun, jeruk, tomat, dan selada.
Meski demikian, konsumsi buah dan sayur sebaiknya tetap disertai kebiasaan minum air secara teratur. Keduanya merupakan bagian dari upaya menjaga hidrasi, bukan pengganti sepenuhnya kebutuhan air minum.
6. Kenali Gejala Gangguan Akibat Panas
Masyarakat perlu mengenali tanda-tanda tubuh mengalami gangguan akibat panas agar dapat segera mengambil tindakan. Gejala awal kelelahan akibat panas dapat meliputi beberapa hal berikut.
- Rasa haus yang berlebihan.
- Pusing atau sakit kepala.
- Tubuh terasa lemah.
- Mual.
- Keringat berlebihan.
- Kram otot.
Jika gejala tersebut muncul, segera hentikan aktivitas, pindah ke tempat yang sejuk, longgarkan pakaian, dan dinginkan tubuh menggunakan kain basah atau air sejuk. Minum air sedikit demi sedikit jika orang tersebut masih sadar penuh dan dapat menelan dengan aman.
Waspadai pula tanda heat stroke, seperti kebingungan, perubahan perilaku, kejang, atau penurunan kesadaran. Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis.
Segera hubungi layanan kesehatan darurat dan lakukan pendinginan tubuh secepatnya sambil menunggu pertolongan. Perlu diingat, jangan memberikan minuman kepada orang yang mengalami penurunan kesadaran.
Dengan memahami langkah-langkah menghadapi cuaca panas, masyarakat dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan suhu tinggi. Selain mencukupi kebutuhan cairan dan membatasi aktivitas saat terik, penting untuk terus memantau prakiraan cuaca serta mengikuti imbauan resmi BMKG.
Simak Video "Video: Cuaca Panas di Majalengka, Tukang Service AC Diburu Warga"
(irb/hil)