Cuaca Panas Akhir-akhir Ini, Kapan Musim Hujan di Jawa Timur?

Cuaca Panas Akhir-akhir Ini, Kapan Musim Hujan di Jawa Timur?

Myesha Fatina - detikJatim
Rabu, 14 Okt 2026 14:15 WIB
Ilustrasi musim hujan di Jawa Timur.
Ilustrasi musim hujan di Jawa Timur. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Cuaca panas dengan suhu tembus di atas 35 derajat Celsius masih terasa di sejumlah wilayah Jawa Timur belakangan ini. Di tengah kondisi tersebut, masyarakat mulai menantikan datangnya musim hujan.

Jawa Timur diprediksi mengalami kemunduran awal musim hujan 2026/2027. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Jawa Timur baru akan memasuki musim hujan pada Desember 2026.

Kondisi ini dipengaruhi dinamika atmosfer dan laut, termasuk fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung dengan intensitas sangat kuat hingga awal 2027. Dilansir dari detikJatim, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur Anung Suprayitno, menjelaskan fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif turut mempengaruhi pergeseran awal musim hujan di wilayah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan pemutakhiran pantauan dan prediksi dinamika atmosfer-lautan dari BMKG, fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat diprediksi akan terus berlangsung hingga awal tahun 2027, demikian pula IOD diprediksi berada pada kisaran Positif hingga akhir tahun 2026," jelas Anung, Senin (5/10/2026).

Lantas, kapan hujan diprediksi mulai turun di Jawa Timur? Berikut perkiraan awal musim hujan 2026/2027 beserta pembagian wilayahnya di Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

Kapan Musim Hujan Dimulai di Jawa Timur?

BMKG memprediksi awal musim hujan di Jawa Timur tidak terjadi secara bersamaan. Dari total 74 Zona Musim (ZOM), sebanyak 5 ZOM diperkirakan memasuki musim hujan pada November 2026, 68 ZOM pada Desember 2026, dan 1 ZOM pada Januari 2027.

Pergeseran awal musim hujan ini terjadi di 70 ZOM atau setara dengan 96,6 persen luas daratan Jawa Timur. Artinya, sebagian besar wilayah diperkirakan mengalami awal musim hujan yang lebih lambat dibandingkan rata-rata normalnya.

Jadwal Awal Musim Hujan di Wilayah Jawa Timur

Berdasarkan prediksi BMKG, awal musim hujan di Jawa Timur terbagi menjadi tiga periode, yakni November 2026, Desember 2026, dan Januari 2027. Sebagian besar wilayah diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada Desember 2026, sedangkan beberapa daerah diprediksi lebih awal atau lebih lambat.

1. Awal Musim Hujan November 2026

Pada November 2026, beberapa wilayah Jawa Timur diperkirakan mulai memasuki musim hujan. Wilayah tersebut mencakup sejumlah kecamatan di 11 kabupaten dan kota. Berikut rincian wilayah yang diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November 2026.

Kabupaten Bangkalan

  • Kecamatan Bangkalan
  • Kecamatan Burneh
  • Kecamatan Kamal
  • Kecamatan Labang
  • Kecamatan Socah
  • Kecamatan Tanah Merah
  • Kecamatan Tragah

Kabupaten Banyuwangi

  • Kecamatan Genteng
  • Kecamatan Glenmore
  • Kecamatan Kalibaru
  • Kecamatan Sempu

Kabupaten Bojonegoro

  • Kecamatan Ngambon
  • Kecamatan Sekar

Kabupaten Kediri

  • Kecamatan Banyakan
  • Kecamatan Grogol
  • Kecamatan Tarokan

Kota Kediri

  • Kecamatan Kota
  • Kecamatan Mojoroto
  • Kecamatan Pesantren

Kota Madiun

  • Kecamatan Taman

Kabupaten Madiun

  • Kecamatan Balerejo
  • Kecamatan Dagangan
  • Kecamatan Dolopo
  • Kecamatan Geger
  • Kecamatan Gemarang
  • Kecamatan Kare
  • Kecamatan Kebonsari
  • Kecamatan Mejayan
  • Kecamatan Pilangkenceng
  • Kecamatan Saradan
  • Kecamatan Wonoasri
  • Kecamatan Wungu

Kabupaten Magetan

  • Kecamatan Kawedanan
  • Kecamatan Lembeyan
  • Kecamatan Nguntoronadi
  • Kecamatan Parang
  • Kecamatan Takeran

Kabupaten Nganjuk

  • Kecamatan Loceret
  • Kecamatan Ngetos
  • Kecamatan Pace
  • Kecamatan Sawahan

Kabupaten Ngawi

  • Kecamatan Bringin
  • Kecamatan Karangjati
  • Kecamatan Kasreman
  • Kecamatan Padas
  • Kecamatan Pangkur

Kabupaten Ponorogo

  • Kecamatan Babadan
  • Kecamatan Badegan
  • Kecamatan Balong
  • Kecamatan Bungkal
  • Kecamatan Jambon
  • Kecamatan Jenangan
  • Kecamatan Jetis
  • Kecamatan Kauman
  • Kecamatan Mlarak
  • Kecamatan Ngebel
  • Kecamatan Ponorogo
  • Kecamatan Sambit
  • Kecamatan Sampung
  • Kecamatan Sawoo
  • Kecamatan Siman
  • Kecamatan Slahung
  • Kecamatan Sukorejo

2. Awal Musim Hujan Desember 2026

Bulan Desember 2026 diprediksi menjadi periode dimulainya musim hujan bagi sebagian besar wilayah Jawa Timur. Sebanyak 68 ZOM diperkirakan memasuki musim hujan pada periode ini.

Wilayah yang termasuk dalam perkiraan tersebut tersebar di berbagai kabupaten dan kota, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Pasuruan, dan Mojokerto hingga Banyuwangi, Jember, Lumajang, Madura, serta wilayah lainnya. Berikut daftarnya.

Kota Surabaya

  • Kecamatan Asem Rowo
  • Kecamatan Benowo
  • Kecamatan Bubutan
  • Kecamatan Bulak
  • Kecamatan Dukuh Pakis
  • Kecamatan Gayungan
  • Kecamatan Genteng
  • Kecamatan Gubeng
  • Kecamatan Gunung Anyar
  • Kecamatan Jambangan
  • Kecamatan Karangpilang
  • Kecamatan Kenjeran
  • Kecamatan Krembangan
  • Kecamatan Lakarsantri
  • Kecamatan Mulyorejo
  • Kecamatan Pabean
  • Kecamatan Pakal
  • Kecamatan Rungkut
  • Kecamatan Sambikerep
  • Kecamatan Sawahan
  • Kecamatan Semampir
  • Kecamatan Simokerto
  • Kecamatan Sukolilo
  • Kecamatan Sukomanunggal
  • Kecamatan Tambaksari
  • Kecamatan Tandes
  • Kecamatan Tegalsari
  • Kecamatan Tenggilis
  • Kecamatan Wiyung
  • Kecamatan Wonocolo
  • Kecamatan Wonokromo

Kabupaten Gresik

  • Kecamatan Balongpanggang
  • Kecamatan Benjeng
  • Kecamatan Bungah
  • Kecamatan Cerme
  • Kecamatan Driyorejo
  • Kecamatan Duduksampeyan
  • Kecamatan Dukun
  • Kecamatan Gresik
  • Kecamatan Kebomas
  • Kecamatan Kedamean
  • Kecamatan Manyar
  • Kecamatan Menganti
  • Kecamatan Panceng
  • Kecamatan Sangkapura
  • Kecamatan Sidayu
  • Kecamatan Tambak
  • Kecamatan Ujungpangkah
  • Kecamatan Wringinanom

Kabupaten Sidoarjo

  • Kecamatan Balongbendo
  • Kecamatan Buduran
  • Kecamatan Candi
  • Kecamatan Gedangan
  • Kecamatan Jabon
  • Kecamatan Krembung
  • Kecamatan Krian
  • Kecamatan Porong
  • Kecamatan Prambon
  • Kecamatan Sedati
  • Kecamatan Sidoarjo
  • Kecamatan Sukodono
  • Kecamatan Taman
  • Kecamatan Tanggulangin
  • Kecamatan Tarik
  • Kecamatan Tulangan
  • Kecamatan Waru
  • Kecamatan Wonoayu

Kabupaten Malang

  • Kecamatan Ampelgading
  • Kecamatan Bantur
  • Kecamatan Bululawang
  • Kecamatan Dampit
  • Kecamatan Dau
  • Kecamatan Donomulyo
  • Kecamatan Gedangan
  • Kecamatan Gondanglegi
  • Kecamatan Jabung
  • Kecamatan Kalipare
  • Kecamatan Karangploso
  • Kecamatan Kasembon
  • Kecamatan Kepanjen
  • Kecamatan Kromengan
  • Kecamatan Lawang
  • Kecamatan Ngajum
  • Kecamatan Ngantang
  • Kecamatan Pagak
  • Kecamatan Pagelaran
  • Kecamatan Pakis
  • Kecamatan Pakisaji
  • Kecamatan Poncokusumo
  • Kecamatan Pujon
  • Kecamatan Singosari
  • Kecamatan Sumbermanjing
  • Kecamatan Sumberpucung
  • Kecamatan Tajinan
  • Kecamatan Tirtoyudo
  • Kecamatan Tumpang
  • Kecamatan Turen
  • Kecamatan Wagir
  • Kecamatan Wajak
  • Kecamatan Wonosari

Kota Malang

  • Kecamatan Blimbing
  • Kecamatan Kedungkandang
  • Kecamatan Klojen
  • Kecamatan Lowokwaru
  • Kecamatan Sukun

Kabupaten Jember

  • Kecamatan Ajung
  • Kecamatan Ambulu
  • Kecamatan Arjasa
  • Kecamatan Balung
  • Kecamatan Bangsalsari
  • Kecamatan Gumukmas
  • Kecamatan Jelbuk
  • Kecamatan Jenggawah
  • Kecamatan Jombang
  • Kecamatan Kalisat
  • Kecamatan Kaliwates
  • Kecamatan Kencong
  • Kecamatan Ledokombo
  • Kecamatan Mayang
  • Kecamatan Mumbulsari
  • Kecamatan Pakusari
  • Kecamatan Panti
  • Kecamatan Patrang
  • Kecamatan Puger
  • Kecamatan Rambipuji
  • Kecamatan Semboro
  • Kecamatan Silo
  • Kecamatan Sukorambi
  • Kecamatan Sukowono
  • Kecamatan Sumberbaru
  • Kecamatan Sumberjambe
  • Kecamatan Sumbersari
  • Kecamatan Tanggul
  • Kecamatan Tempurejo
  • Kecamatan Umbulsari
  • Kecamatan Wuluhan

Kabupaten Banyuwangi

  • Kecamatan Bangorejo
  • Kecamatan Banyuwangi
  • Kecamatan Blimbingsari
  • Kecamatan Cluring
  • Kecamatan Gambiran
  • Kecamatan Giri
  • Kecamatan Glagah
  • Kecamatan Kabat
  • Kecamatan Kalipuro
  • Kecamatan Licin
  • Kecamatan Muncar
  • Kecamatan Pesanggaran
  • Kecamatan Purwoharjo
  • Kecamatan Rogojampi
  • Kecamatan Siliragung
  • Kecamatan Singojuruh
  • Kecamatan Songgon
  • Kecamatan Srono
  • Kecamatan Tegaldlimo
  • Kecamatan Tegalsari
  • Kecamatan Wongsorejo

Kabupaten Sumenep

  • Kecamatan Ambunten
  • Kecamatan Arjasa
  • Kecamatan Batang
  • Kecamatan Batuan
  • Kecamatan Batuputih
  • Kecamatan Bluto
  • Kecamatan Dasuk
  • Kecamatan Dungkek
  • Kecamatan Ganding
  • Kecamatan Gapura
  • Kecamatan Gayam
  • Kecamatan Giliginting
  • Kecamatan Guluk-Guluk
  • Kecamatan Kalianget
  • Kecamatan Kangayan
  • Kecamatan Kota Sumenep
  • Kecamatan Lenteng
  • Kecamatan Manding
  • Kecamatan Masalembu
  • Kecamatan Nonggunong
  • Kecamatan Pasongsongan
  • Kecamatan Pragaan
  • Kecamatan Ra'as
  • Kecamatan Rubaru
  • Kecamatan Sapeken
  • Kecamatan Saronggi
  • Kecamatan Talango

Kabupaten dan kota lain yang diprediksi hujan pada Desember 2026, yaitu Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Jombang, Kediri, Madiun, Magetan, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo.

Kemudian Sampang, Situbondo, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, serta Kota Batu, Blitar, Mojokerto, Pasuruan, dan Probolinggo. Daftar kecamatan yang lebih lengkap dapat mengacu pada prediksi awal musim hujan BMKG untuk masing-masing Zona Musim.

3. Awal Musim Hujan Januari 2027

Berbeda dari sebagian besar wilayah Jawa Timur, satu ZOM diperkirakan baru memasuki musim hujan pada Januari 2027. Wilayah tersebut berada di Kabupaten Situbondo. Berikut daftar kecamatan di wilayah Situbondo yang mulai hujan awal tahun depan.

  • Kecamatan Bungatan
  • Kecamatan Kapongan
  • Kecamatan Kendit
  • Kecamatan Mangaran
  • Kecamatan Panarukan
  • Kecamatan Panji
  • Kecamatan Situbondo

Mengapa Musim Hujan di Jawa Timur Mundur?

Salah satu faktor yang mempengaruhi mundurnya awal musim hujan adalah fenomena El Nino. Berdasarkan pemutakhiran prediksi BMKG yang disampaikan pada 5 Oktober 2026, El Nino diperkirakan berlangsung dengan intensitas sangat kuat hingga awal 2027.

Selain itu, fenomena IOD diprediksi berada pada fase positif hingga akhir 2026. Kedua kondisi tersebut menjadi bagian dari dinamika atmosfer dan laut yang mempengaruhi pola hujan di Indonesia.

Mundurnya awal musim hujan juga perlu dicermati karena periode musim hujan 2026/2027 diperkirakan lebih pendek, khususnya pada Januari hingga Maret 2027. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi ketersediaan air, aktivitas pertanian, serta risiko kekeringan di sejumlah wilayah.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads