315 Kasus DBD di Tulungagung, 2 Korban Meninggal Dunia

315 Kasus DBD di Tulungagung, 2 Korban Meninggal Dunia

Adhar Muttaqin - detikJatim
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, dr Aris Setiawan
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, Aris Setiawan. (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Tulungagung -

Ratusan warga di Tulungagung terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di dalam kurun waktu sembilan bulan terakhir. Dua pasien dilaporkan meninggal dunia.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, Aris Setiawan, mengatakan selama sembilan bulan terakhir ditemukan 315 kasus DBD.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari catatan kami untuk tiga bulan ini rata-rata ada puluhan kasus, Juli itu 32 kasus, Agustus 25 dan September 23 kasus," kata dr Aris Setiawan, Sabtu (17/10/2026).

Menurutnya pada bulan September terjadi fatalitas, dua pasien dilaporkan meninggal dunia karena terlambat dibawa ke layanan kesehatan. Upaya tim medis tidak bisa maksimal lantaran kondisi pasien telah parah.

ADVERTISEMENT

Kedua pasien meninggal dunia tersebut berusia dewasa, berasal dari Kecamatan Gondang dan Kecamatan Boyolangu.

"Terkadang masyarakat kewaspadaannya menurun di saat penyakit ini tidak banyak. Maka dari itu kami imbau kewaspadaan tetap dilakukan," ujarnya.

Dinas Kesehatan Tulungagung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman demam berdarah. Kebersihan lingkungan serta gerakan 3M plus menjadi senjata ampuh untuk meminimalisir serangan demam berdarah.

"Segera bawa ke layanan kesehatan jika mengalami gejala-gejala mirip demam berdarah, agar cepat ditangani medis," jelasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads