Program Kelas Remaja dan Orang Tua Tangguh, Kreatif, dan Mandiri (Kemangi) menjadi wadah edukasi bagi orang tua dan remaja, RW 09, Kapasan, Surabaya. Program ini menjadi salah satu upaya mencegah pergaulan bebas para remaja.
Ketua RW, Henny menjelaskan, kehadiran program bisa meningkatkan pemahaman orang tua dan anak dalam menghadapi tantangan pergaulan. Selain itu, dapat menjembatani kedua belah pihak dalam membangun komunikasi.
Dalam hal ini, orang tua diharap lebih memahami perubahan anak, sedangkan anak lebih bijak memilih lingkungan pertemanan.
"Untuk mengantisipasi supaya remaja yang menginjak dewasa itu tahu. Tahu cara bergaul. Sehingga, tidak sampai kebablasan mau geng-geng. Dia bisa berpikir. Untuk antisipasi, ya seperti itu. Jadi, dikasih pengertian. Kalau bergaul terlalu bebas itu bukan sesuatu yang bagus. Jadi untuk program ke mana terjadilah sinkronisasi antara orang tua dan anak begitu," kata Henny saat ditemui detikJatim, Rabu (14/10/2026).
Henny menyebut, materi program Kemangi tidak hanya berfokus pada pengelolaan hubungan antara anak dan orang tua. Namun, turut memberikan edukasi masa pubertas, perubahan masa remaja, hingga cara menjaga diri dari lingkungan negatif.
"Materinya itu bagus juga. Materi pubertas juga diajarkan. Jadi bisa membedakan punya anak remaja sama anak yang belum menginjak remaja. Jadi memang pengetahuan seputar ini masa dewasa," ujarnya.
Henny menjelaskan, pelaksanaan program tersebut masih mengalami sejumlah kendala. Terutama karena kurangnya kesadaran orang tua dan anak remaja dalam berpartisipasi.
"Kendalanya itu banyak yang nggak mau mbak, mohon maaf ya, kayak males begitu. Mungkin memang belum sadar kalau program ini sangat penting," ujarnya.
Pihaknya berharap, program ini dapat bermanfaat bagi orang tua dan anak remaja dalam membangun komunikasi dan saling memahami. Di samping itu, dapat menjadi bekal bagi remaja agar lebih bijak memilih lingkungan pertemanan.
"Di antara orang tua dan putra putrinya setelah mengikuti program Kemangi, manfaatnya sangatlah-sangatlah bermanfaat dan sangat-sangat berarti bertolak belakang sebelum mengikuti program Kemangi. Mereka menjadi dewasa menjadi bisa maksudnya bisa mengartikan, saling memahami, saling memahami mana yang benar mana yang salah," pungkasnya.
Saat ini terdapat 20 peserta meliputi orang tua dan remaja yang berpartisipasi dalam program Kemangi ini. Diketahui, program ini telah berjalan ke-empat kalinya. Menurut Henny, pelaksanaan dilakukan hingga genap tujuh kali pertemuan setiap hari Sabtu dengan pertemuan terakhir 31 Oktober 2026.
Simak Video " Menikmati Makan Malam Lezat di Restoran Hotel Mewah Surabaya "
(irb/hil)