Kucing Mati Dilempar dari Lantai 5 di Probolinggo, Pecinta Hewan Marah

Kucing Mati Dilempar dari Lantai 5 di Probolinggo, Pecinta Hewan Marah

M Rofiq - detikJatim
Senin, 12 Okt 2026 19:53 WIB
Viral anak kucing dilempar dari lantai 5 rusunawa di Probolinggo hingga mati.
Pelataran parkir rusunawa tempat anak kucing ditemukan mati usai dilempar dari lantai 5 di Probolinggo. (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Kota Probolinggo -

Aksi kejam pelemparan anak kucing hingga tewas di Rusunawa Bayuangga, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo memicu kemarahan komunitas pecinta hewan setempat. Mereka mendesak terduga pelaku berinisial ANG untuk segera menyampaikan klarifikasi serta permohonan maaf secara terbuka kepada publik dan pemilik kucing.

Desakan keras itu mencuat karena sampai saat ini pria yang tega melempar anak kucing berusia empat bulan bernama Melly dari lantai lima gedung itu belum juga menemui pemilik kucing untuk meminta maaf secara langsung.

Perwakilan Komunitas Pecinta Kucing Kota Probolinggo, Nasrul Fatah menegaskan bahwa tindakan pelemparan satwa dari ketinggian hingga tewas tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun, termasuk dalih kotoran hewan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Warga pecinta kucing resah dan marah atas kejadian pelemparan ini. Kami menuntut klarifikasi dan permintaan maaf secara publik karena kasusnya sudah menyebar luas, sementara belum ada permintaan maaf langsung kepada pemilik kucing," kata Nasrul saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

Nasrul mengingatkan masyarakat agar dapat bersikap lebih bijak dan menggunakan nurani apabila merasa terganggu oleh keberadaan hewan peliharaan tetangga di lingkungan pemukiman padat seperti rusunawa. Menyiksa atau membunuh hewan bukanlah jalan keluar atas permasalahan antar-tetangga.

ADVERTISEMENT

"Kalau menemukan kucing terlantar dan mau mengadopsi, silakan. Kalau tidak suka, jangan dibunuh atau dilempar. Cukup diusir dengan cara yang aman atau ditempatkan di lokasi yang memungkinkan hewan itu mendapatkan makanan," imbaunya.

Sikap acuh terduga pelaku ANG juga disayangkan oleh sang pemilik kucing, Nafiah. Ia mengaku masih menunggu iktikad baik dari tetangganya tersebut usai insiden mengenaskan yang menimpa hewan kesayangan anaknya itu.

"Katanya mau ke sini, mau minta maaf. Tapi sampai sekarang belum ada," ujar Nafiah.

Saat ini, kasus dugaan penganiayaan satwa yang terekam kamera CCTV tersebut masih dalam penanganan penuh jajaran Polsek Kademangan. Komunitas pecinta hewan berharap kepolisian memberikan perhatian serius dan menindak tegas pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads