Kreator Konten Muda Surabaya Ini Ungkap Inti Kerumitan Urusan Pertanahan

Kreator Konten Muda Surabaya Ini Ungkap Inti Kerumitan Urusan Pertanahan

Mira Rachmalia - detikJatim
Minggu, 11 Okt 2026 16:00 WIB
Konten kreator Surabaya ungkap lika liku pengurusan dokumen tanah
Konten kreator Surabaya ungkap lika liku pengurusan dokumen tanah (Foto: Instagram @ jasonchriss_)
Surabaya -

Persoalan pertanahan biasanya identik dengan urusan administrasi yang rumit, mulai dari pengurusan balik nama sertifikat hingga penyelesaian sengketa aset. Namun, bagi Jason Christopher, persoalan itu justru menjadi bahan konten yang menarik untuk dibagikan kepada masyarakat.

Kreator konten berusia 23 tahun asal Surabaya itu mengangkat tema yang terbilang tidak umum di kalangan kreator muda. Melalui kontennya, Jason membagikan pengalaman saat mengikuti lelang aset, mengurus dokumen pertanahan, hingga menghadapi kendala administratif dalam proses balik nama sertifikat.

Alih-alih membahas teori belaka, pemilik PT Solusindo Premier Property yang bergerak di bidang lelang, pengurusan dokumen, dan hukum itu menjadikan pengalaman yang dia alami sebagai bahan menunjukkan bagaimana proses pengurusan dokumen pertanahan berlangsung di lapangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konten itu juga menjadi ruang baginya untuk menguji berbagai stigma masyarakat mengenai pelayanan kantor pertanahan di Indonesia.

"Karena banyaknya stigma negatif masyarakat yang beredar terhadap kantor pertanahan di Indonesia, maka dari itu saya ingin dokumentasikan serta membuktikan apakah stigma yang beredar itu sesuai perkataan netizen apa tidak," ujar Jason saat diwawancara detikJatim, Minggu (11/10).

ADVERTISEMENT

Salah satu hal yang mendorong Jason membuat konten pertanahan adalah banyaknya keluhan masyarakat mengenai pelayanan administrasi tanah. Ia ingin menunjukkan pengalaman yang benar-benar dialaminya, termasuk ketika mengurus dokumen melalui program percepatan layanan.

Jason mencontohkan program balik nama dalam 10 hari yang menurut pengalamannya memberikan manfaat. Bahkan, proses yang ia jalani dapat selesai dalam waktu dua hingga tiga hari.

"Meskipun begitu video saya mengundang respons yang beragam dari netizen, ada yang merasakan experience yang saya rasakan, ada juga yang masih mengeluhkan balik namanya mampet dan lain sebagainya," katanya.

Konten kreator Surabaya ungkap lika liku pengurusan dokumen tanahSalah satu kasus pertanahan yang sulit dilupakan (Foto: Instagram @ jasonchriss_)

Dari berbagai pengalaman yang dibagikan, Jason memiliki satu kasus yang paling sulit dilupakan. Ia pernah menghadapi pemblokiran sertifikat tanah yang diperolehnya melalui lelang oleh penghuni lama aset tersebut.

Padahal, menurut Jason, ia telah memegang dokumen asli yang diperlukan, termasuk sertifikat tanah dan akta pemberian hak tanggungan. Meski demikian, pemblokiran sertifikat tetap terjadi sehingga proses pengurusan dokumen dan balik nama tidak bisa langsung diselesaikan.

Kasus tersebut membuat Jason mengambil langkah lebih jauh dengan melayangkan somasi kepada kantor pertanahan di Surabaya hingga tiga kali. Ia bahkan telah menyiapkan langkah hukum lanjutan berupa gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) apabila somasi ketiga tidak mendapat tanggapan.

"Kasus yang tidak bisa saya lupakan itu di mana sertifikat yang saya peroleh dari hasil lelang, diblokir oleh penghuni lama. Padahal semua berkas asli seperti sertifikat tanah, akta pemberian hak tanggungan, dan lain sebagainya saya pegang, namun dari pihak penghuni masih bisa blokir," ungkapnya.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah somasi ketiga. Menurut Jason, pemblokiran sertifikat dibuka sehingga proses balik nama dapat diselesaikan.

"Untunglah di somasi ketiga ini blokirnya dibuka dan balik nama saya selesai," imbuhnya.

Melalui pengalaman yang dia bagikan, ia memperlihatkan bahwa pengurusan aset hasil lelang tidak selalu berhenti ketika seseorang berhasil memenangkan lelang. Ada proses administrasi lanjutan yang perlu dilalui, termasuk penyelesaian dokumen kepemilikan dan balik nama sertifikat.

Di sisi lain, pengalamannya juga memperlihatkan pentingnya informasi prosedur yang jelas agar masyarakat dapat memahami tahapan pelayanan yang harus dijalani.

"Menurut saya, hal yang perlu diperbaiki dari kantor pertanahan terletak di alur pengurusannya, setiap kantor pertanahan memiliki alur yang berbeda, prosesnya tidak sama dengan satu dan yang lainnya," Kata Jason



(ihc/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads