Driver Wira Wiri Suroboyo Langgar Lalin-Bentak Pengendara Disanksi SP2

Driver Wira Wiri Suroboyo Langgar Lalin-Bentak Pengendara Disanksi SP2

Esti Widiyana - detikJatim
Kamis, 08 Okt 2026 21:40 WIB
Angkutan Wirawiri Suroboyo yang diviralkan terobos dan sopirnya bentak pengendara
Angkutan Wirawiri Suroboyo yang diviralkan terobos dan sopirnya bentak pengendara (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Driver Wira Wiri Suroboyo bernama Nasihin diberi sanksi Surat Peringatan (SP) 2 setelah melakukan pelanggaran lalu lintas. Aksinya terekam warga setelah ia terlibat cekcok dengan pengendara yang mengingatkannya.

Nasihin diketahui memotong kendaraan dan berhenti di tengah jalan hingga melewati garis marka. Saat diingatkan, Nasihin justru membuka kaca kendaraan dan melontarkan kata "OPO!" kepada pengendara tersebut.

Aksi itu kemudian direkam oleh pemilik mobil yang mengingatkan Nasihin. Video tersebut dilaporkan kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nasihin kemudian dipanggil dan diberi SP 2 oleh operator. Ia juga mendapat pembinaan dan penegakan aturan atas pelanggaran tersebut.

"Kejadian ini menjadi pelajaran buat kita semua. Saya minta Pak Nasihin juga menjadikan ini sebagai pelajaran. Bahwa sampean (Anda) menyetir dan sebagainya itu yang awasi masyarakat, bukan hanya manajemen pengelola. Jadi, jangan sampai apa yang dilakukan membahayakan orang lain," kata Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum (PTU) Dishub Surabaya, Eni Sugiharti, Kamis (8/10/2026).

ADVERTISEMENT

Selain memberikan sanksi melalui operator, Dishub Surabaya juga akan mengevaluasi lokasi halte tempat kejadian. Evaluasi dilakukan untuk memastikan penempatan halte tidak mengganggu pergerakan kendaraan serta mendukung keselamatan pengguna jalan.

"Memang keadaan jalan di situ kecil. Tapi tetap nanti kita akan evaluasi terhadap peletakan-peletakan halte yang ada," ujarnya.

Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya perbaikan layanan transportasi publik di Surabaya. "Kami atas nama Pemerintah Kota Surabaya dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Surabaya memohon maaf atas kejadian tersebut," jelasnya.

Sementara Nasihin mengaku sempat membuka kaca kendaraan dan mengucapkan kata "OPO" kepada pengguna jalan. Ia mengatakan bahwa tindakannya itu dilakukan setelah diklakson panjang dari kendaraan di belakang.

"Iya, benar. Saya tidak mengurangi kata-kata, saya buka kaca. Ketika saya bilang 'opo', supaya dari yang ngelakson tadi, Bapak yang pakai mobil hitam itu mungkin biar ada pertanyaan dari situ," kata Nasihin.

Nasihin menjelaskan, saat kejadian ia sudah menurunkan penumpang. Namun, kondisi jalan yang relatif sempit membuatnya perlu mengatur posisi kendaraan agar dapat melanjutkan perjalanan dan tidak menghambat kendaraan lain.

"Bahwasanya benar kalau saya itu sudah menurunkan penumpang, sedangkan saya sudah menurunkan penumpang. Kalau saya tidak melaju ke depan, yang di belakang saya itu pasti ngelakson-ngelakson. Itu sangat panjang sekali klaksonnya," jelasnya.

Nasihin mengatakan, ia sempat berupaya mengambil posisi ke arah kanan. Namun, ruang untuk berpindah jalur terbatas karena terdapat kendaraan pickup.

"Saya ambil mau kanan, ada mobil pickup itu mau menutup ruang untuk saya mau masuk ke kanan. Terus saya ambil ke depan, di depan mobil hitam tadi itu yang sudah menunggu lampu merah, biar supaya ini saya mau membuka ruang jalan yang sebelah kiri," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang menampilkan angkutan Wira Wiri Suroboyo menerobos lampu merah dan membentak pengendara lain viral di media sosial. Video ini lantas banjir kecaman dari warganet.

Dalam video yang beredar, angkutan Wira Wiri nopol L1054 UB tampak berhenti di zebra croos bersama dengan pemotor. Dalam narasinya, sopir angkutan tersebut memarahi pengendara saat diklakson dari belakang.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu (30/9) sekitar pukul 16.47 WIB. Sedangkan lokasinya berada di Simpang Jalan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, Surabaya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads