Sebuah video yang menampilkan angkutan Wirawiri Suroboyo menerobos lampu merah dan membentak pengendara lain viral di media sosial. Video ini lantas banjir kecaman dari warganet.
Dalam video yang beredar, angkutan Wira-Wiri nopol L1054 ub tampak berhenti di zebra croos bersama dengan pemotor. Dalam narasinya, sopir angkutan tersebut memarahi pengendara saat diklakson dari belakang.
"Sopir sengaja melanggar. Saya bel malah nantang. Dibayar pake uang rakyat," demikian keterangan video.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ngelanggar lampu merah saya bel malah buka kaca trus ngomong 'opo'," imbuh keterangan video.
Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu (30/9) sekitar pukul 16.47 WIB. Sedangkan lokasinya berada di Simpang Jalan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, Surabaya.
Kepala UPT-PTU Dishub Surabaya, Eni Sugiarti Fajarsari buka suara terkait video angkutan Wira-Wiri yang viral. Ia menepis sopir kendaraan melanggar trafffic light.
"Dia sebenarnya tidak menerobos. Dia hanya berhenti di depan garis trafik. Dia tetap mengikuti lampu yang ada, cuma dia berhentinya di depan garis," ujar Eni kepada DetikJatim pada (1/10/2026).
Menurut Eni, posisi kendaraan yang berhenti melewati garis yang seharusnya menjadi batas berhenti tetap tidak dibenarkan. Untuk itu, kendaraan tidak dikategorikan menerobos traffic light.
"Kami sudah dapat videonya, kami juga bikin video untuk klarifikasi yang ada di media tersebut. Cuma, karena dia memang berhentinya di depan garis, maka dia tetap dikenakan sanksi," terang Eni.
Sedangkan terkait keluhan komentar, Eni berjanji akan menangani dan memohon maaf. Eni juga mengimbau warga jika mengetahui angkutan melanggar bisa melapor ke pihaknya.
"Terkait dengan keluhan, pasti kita tangani. Bahkan dalam beberapa hal, kita undang juga yang melaporkan untuk dapat penjelasan dan permohonan maaf, Tapi kebanyakan dari mereka memang tidak datang yang melaporkan. Tapi tetap kita lakukan pembinaan secara menyeluruh dan berkala. Itu kita lakukan pembinaan" katanya.
"Call centernya ada, nomornya 0818-0262-6112. Terus ke Instagram kami juga ada." Pungkas Eni.
