Kebakaran melanda gedung 3 lantai di Pondok Pesantren Al Hikmah, Dusun Tanggungan, Desa Bandung, Diwek, Jombang. Kebakaran ini sempat membuat para santri panik dan berhamburan untuk menyelamatkan diri.
Video yang diterima detikJatim, api berkobar besar sampai di atas gedung 3 lantai Ponpes Al Hikmah. Kobaran api disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi.
Gedung tersebut difungsikan sebagai asrama 80 santri putra di lantai 1, perpustakaan, laboratorium komputer dan ruang kegiatan santri di lantai 2, serta gudang di lantai 3.
Santri Ponpes Al Hikmah, Muhammad Hidayatullah (15) mengatakan, saat kebakaran, dirinya istirahat di asrama setelah kerja bakti. Ia dan puluhan santri lainnya kocar-kacir setelah mendengar suara teriakan 'kebakaran' dari luar asrama.
"Begitu dengar teriakan kebakaran, kami langsung keluar semua," kata Hidayatullah kepada wartawan di lokasi, Jumat (2/10/2026).
Pengasuh Ponpes Al Hikmah, Nur Laili Sa'adah menjelaskan, kebakaran diketahui sekitar pukul 10.10 WIB. Saat itu, para santri istirahat di asrama setelah kerja bakti. Sejumlah santri putri mengerjakan tugas di laboratorium komputer lantai 2. Sedangkan kegiatan sekolah libur.
Menurutnya, api diduga berasal dari ruang kegiatan santri di lantai 2. Begitu mendengar terjadi kebakaran, para santri putri bergegas turun untuk menyelamatkan diri. Begitu pula para santri putra di asrama lantai 1.
"Yang terbakar itu laboratorium, ruang kegiatan, perpustakaan di lantai 2, serta gudang di lantai 3 sampai atap. Sumber api kemungkinan dari sebelahnya laboratorium, ruang kegiatan santri, biasa untuk mengerjakan tugas, untuk kegiatan OSIS," terangnya.
Api dengan cepat membesar, lanjut Laili, karena banyak material yang mudah terbakar di lantai 2 dan 3. Salah satunya kasur-kasur busa bekas yang disimpan di dalam gudang. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
"Sepertinya karena korsleting listrik. Karena kami akui instalasinya kurang benar, air dan kamar mandi juga bermasalah. Ini bangunan dulu sempat ada bantuan dari pemerintah. Ditambah lagi juga dari pihak kami yang menambah-nambahi (instalasi listrik), mungkin dari situ kemungkinan," jelasnya.
Kepala BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz menuturkan, 1 truk PMK dan 2 truk tangki air dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Sekitar pukul 11.00 WIB, kebakaran berhasil dipadamkan. Petugas lantas melakukan pembasahan untuk mencegah api muncul kembali.
"Kami fokus penanganannya dulu, untuk penyebab nanti didalami rekan-rekan kepolisian," tandasnya.
Simak Video "Video Titik Panas Karhutla Kalimantan Melonjak, Kalteng Paling Parah "
(irb/hil)