Kebakaran Pabrik New Era Gresik Diduga Dipicu Alang-alang yang Terbakar

Kebakaran Pabrik New Era Gresik Diduga Dipicu Alang-alang yang Terbakar

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Selasa, 29 Sep 2026 14:15 WIB
Kebakaran di Gresik dengan asap hitam pekat membubung tinggi.
Kebakaran di Gresik dengan asap hitam pekat membubung tinggi. (Foto: Istimewa)
Gresik -

Kebakaran terjadi di area Pabrik New Era, Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Gresik. Asap hitam pekat membubung tinggi dari lokasi kebakaran hingga terlihat dari kejauhan, termasuk di sejumlah ruas tol.

Kebakaran itu dilaporkan terjadi sejak sekitar pukul 10.00 WIB. Api diduga membakar area penyimpanan limbah karet yang berada di bagian belakang pabrik.

Kapolsek Kebomas Kompol Tatak Sutrisno mengatakan berdasarkan informasi awal dari sejumlah pihak di sekitar lokasi, api pertama kali muncul dari area alang-alang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Informasi awal, informasi dari rekan-rekan maupun dari penjaga yang ada di wilayah daerah ini, bahwa pertama kali kebakaran itu dari alang-alang," kata Tatak di lokasi, Selasa (29/9/2026).

ADVERTISEMENT

Api kemudian menyambar tumpukan spons yang berada di sekitar alang-alang. Kobaran api pun merembet dan membesar.

"Setelah itu menyambar ke spons-spons yang berada di samping alang-alang. Sehingga merembet, sehingga kebakaran menjadi agak besar," ujarnya.

Tatak menjelaskan, area yang terbakar merupakan bagian belakang pabrik. Di lokasi tersebut terdapat gudang serta tumpukan spons dan karet yang sudah tidak terpakai.

"Bangunan belakang ini sebagian adalah gudang dan sebagian adalah spons-spons, tumpukan karet yang tidak terpakai," jelasnya.

Saat kebakaran terjadi, pabrik tersebut dalam kondisi tidak beroperasi. Tidak ada aktivitas maupun pekerja di dalam area pabrik.

"Pada saat kejadian memang pabrik ini tidak ada aktivitas, tidak ada orang. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban, dan memang pabrik ini sudah lama tidak ada aktivitas," terang Tatak.

Petugas pemadam kebakaran dari sejumlah instansi juga dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Sedikitnya tujuh unit PMK berada di lokasi, dengan dukungan lima unit tangki pengangkut air.

"PMK 7. Dari PMK ini, pengangkut airnya 5. Dari unit PMK Pemkot Surabaya, Wilmar, Semen, Pelindo, PLN, dan Pemkab Gresik, Petro, Indospring, dan 5 unit tangki pengangkut air," pungkasnya.

Hingga kini petugas masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan penyelidikan petugas.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads