Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung menggelar vaksinasi rabies massal untuk 500 hewan peliharaan. Vaksinasi digelar di tujuh puskeswan.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung Agus Suswantoro mengatakan, pada tahap pertama vaksinasi digelar di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kedungwaru dengan target awal 100 hewan.
"Kalau jumlah total kita untuk kegiatan keseluruhan dalam rangka hari rabies sedunia ini, kita sediakan 500 vaksin rabies. Yang kita laksanakan di Puskeswan Kedungwaru ini 100," kata Agus, Kamis (24/9/2026).
Selain Kedungwaru, pelaksanaan vaksinasi juga digelar di Puskeswan Campurdarat, Puskeswan Ngunut, Puskeswan Kalidawir, Puskeswan Rejotangan dan Puskeswan Besuki.
Sasaran vaksinasi adalah hewan peliharaan yang berpotensi menularkan virus rabies, antara lain kucing, anjing dan kera. Dengan pemberian vaksin diharapkan hewan peliharaan di wilayah dalam kondisi sehat dan bebas rabies.
"Sebetulnya Tulungagung dan Jawa Timur ini zero rabies. Tapi vaksinasi tetap harus dilaksanakan karena mobilitas hewan ini beragam, terkadang sama pemiliknya dibawa ke luar kota," jelasnya.
Agus menambahkan, program antirabies digelar secara gratis. Pihaknya memberikan batasan maksimal dua ekor untuk satu KTP. Rencananya, program serupa akan digelar pada periode mendatang.
"Pecinta hewan peliharaan di Tulungagung cukup banyak, semoga ini bisa membantu mereka," kata Agus.
Sementara itu salah seorang pemilik kucing, Edwiana mengatakan, cukup terbantu dengan adanya program vaksinasi rabies gratis. Pihak berharap kucing-kucingnya bisa terbebas dari ancaman rabies.
"Cukup membantu ya karena kalau vaksinasi mandiri hadus bayar. Di sini gratis," kata Edwiana.
Simak Video "Video: Bupati Tertangkap OTT KPK, Pendopo Tulungagung Ditutup"
(auh/hil)