Forum PAUD bersama TP PKK dan Dinas Pendidikan Lamongan menggelar seminar parenting bertema Pengasuhan Anak di Era Digital. Kegiatan ini mengajak orang tua meningkatkan peran pendampingan terhadap anak, di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Seminar digelar di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara yang mewakili Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.
Dalam sambutannya, Dirham mengatakan, pola kehidupan anak saat ini telah berubah seiring perkembangan teknologi. Kemudahan akses informasi melalui gadget. Menurutnya, perlu diimbangi dengan pendampingan dari orang tua.
"Prinsipnya bukan anak-anak kita tidak boleh hidup dengan teknologi, hanya saja butuh pendampingan orang tua," kata Dirham.
Dia menekankan pentingnya orang tua, khususnya ayah, menyediakan waktu untuk berinteraksi langsung dengan anak. Dirham menyebut, waktu bersama anak tanpa gadget dapat menjadi bagian penting dalam membangun mental dan kemampuan sosial mereka.
"Survei di Jawa Timur 24,9 persen anak-anak kita merasakan fatherless. Imbauannya adalah dalam satu hari kalau bisa bapak-bapak ada waktu paling tidak satu jam untuk anak, quality time, bagaimana kita interaksi, membangun mental anak tanpa adanya gadget," ujarnya.
Menurutnya, interaksi sosial secara langsung menjadi salah satu fondasi penting dalam perkembangan anak dan menentukan masa depan mereka. "Karena sentuhan sosial bagi anak-anak itu adalah pondasi menentukan nasib dan masa depan anak," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Lamongan sekaligus Bunda PAUD Lamongan Anis Kartikawati Yes mengatakan, seminar tersebut diikuti 215 peserta yang merupakan perwakilan dari 27 kecamatan di Kabupaten Lamongan.
Kegiatan ini menghadirkan Praktisi PAUD asal Yogyakarta, Aji Syafa, sebagai narasumber. Pelaksanaan seminar juga berkaitan dengan penguatan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Wajib Belajar 13 Tahun.
"Tujuan dilaksanakannya seminar ini adalah untuk memberikan tambahan wawasan kepada Ayah Bunda yang memiliki anak PAUD tentang pola pengasuhan positif karena sekarang tantangannya sangat luar biasa di era digital ini," kata Anis.
Dia menilai orang tua perlu membangun pola pengasuhan yang tepat, termasuk tidak selalu memenuhi semua keinginan anak. Menurutnya, kebiasaan orang tua memberikan apa pun yang diminta anak perlu dikendalikan agar tidak berdampak pada perkembangan anak di masa mendatang.
"Ego orang tua memberikan apa yang diminta anak ini juga harus kita tekan untuk perkembangan anak masa depan. Selain itu juga untuk memberikan penguatan kebiasaan 7 Anak Indonesia Hebat dan Wajib Belajar 13 Tahun," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Shodikin menambahkan, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting karena menjadi pondasi bagi perkembangan anak.
Menurutnya, pondasi tersebut perlu dibangun melalui keteladanan orang tua. Selain keluarga, pendidikan anak juga membutuhkan dukungan guru, masyarakat, serta lingkungan media yang turut memengaruhi tumbuh kembang anak.
"Karena pendidikan anak usia dini ini merupakan pondasi, sehingga pondasi itu harus kuat melalui keteladanan orang tua," pungkasnya.
Simak Video "Video: Demam Piala Dunia, Pelukis Lamongan Kebanjiran Order Lukisan Messi-Ronaldo"
(irb/hil)