Puluhan Siswa MI di Jember Keracunan Usai Santap Menu MBG

Puluhan Siswa MI di Jember Keracunan Usai Santap Menu MBG

Yakub Mulyono - detikJatim
Selasa, 22 Sep 2026 20:06 WIB
Puluhan siswa MI di Gumukmas, Jember mendapat perawatan setelah mengalami gejala keracunan MBG
Puluhan siswa MI di Gumukmas, Jember mendapat perawatan setelah mengalami gejala keracunan MBG (Foto: Dok. Istimewa)
Jember -

Puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Dusun Jatiagung, Desa/Kecamatan Gumukmas, dilarikan ke puskesmas setempat, Selasa (22/9). Mereka mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para siswa mengeluhkan sejumlah gejala seperti mual, pusing, hingga gangguan pencernaan. Petugas kesehatan dan pihak berwenang pun bergerak cepat memberikan penanganan medis darurat serta melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Ketua Satgas MBG sekaligus Pj Sekda Kabupaten Jember Achmad Imam Fauzi menegaskan bahwa Satuan Tugas (Satgas) MBG telah turun tangan dengan melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember untuk mengambil sampel makanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satgas sudah turun lewat Dinkes, sudah uji laboratorium sampel makanan. Dan korban sudah ditangani oleh puskesmas," kata Fauzi, Selasa (22/9/2026).

ADVERTISEMENT

Dia menjelaskan, hasil dari pemeriksaan laboratorium sampel makanan tersebut nantinya akan diumumkan secara resmi ke publik untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami puluhan siswa.

"Nanti akan diumumkan secara resmi hasil uji labnya," tegasnya.

Selain penanganan medis dan pengujian sampel, pihak Satgas MBG Jember juga akan menindaklanjuti temuan ini ke Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat berdasarkan bukti ilmiah yang didapatkan.

"Satgas akan menindaklanjuti ke BGN Pusat sesuai hasil uji lab setelah uji lab keluar," paparnya.

Fauzi menambahkan, Bupati Jember telah memberikan instruksi tegas agar seluruh pihak memprioritaskan keselamatan dan pemulihan kesehatan para siswa yang menjadi korban.

"Arahan Bupati adalah penyelamatan korban diprioritaskan. Dan ini sudah ditindaklanjuti secara teknis oleh Dinkes lewat puskesmas," pungkasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads