Cek Desil Pakai NIK KTP, Ini yang Perlu Dilakukan Jika Data Tidak Sesuai

Cek Desil Pakai NIK KTP, Ini yang Perlu Dilakukan Jika Data Tidak Sesuai

Irma Budiarti - detikJatim
Rabu, 16 Sep 2026 18:15 WIB
Ilustrasi desil 1-10 untuk mengetahui penerima bansos.
Ilustrasi desil 1-10 untuk mengetahui penerima bansos. Foto: ChatGPT
Surabaya -

Masyarakat kini dapat mengetahui posisi desil keluarga dengan mengecek data menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos). Hasil pengecekan tersebut menunjukkan posisi kesejahteraan keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Namun, hasil desil yang muncul tidak bersifat permanen. Kemensos menjelaskan desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui apabila tidak sesuai dengan kondisi nyata keluarga. Lantas, bagaimana jika hasil cek desil menggunakan NIK KTP ternyata tidak sesuai?

Apakah Desil Bisa Berubah?

Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi. Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 desil berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BPS menjelaskan DTSEN merupakan basis data yang terus dimutakhirkan. Perubahan desil sangat mungkin terjadi karena setiap pembaruan data dapat mempengaruhi posisi keluarga dalam pemeringkatan kesejahteraan.

Portal resmi DTSEN menyebut data tersebut dibentuk dari berbagai sumber data resmi, dipadankan dengan data kependudukan, serta dimutakhirkan secara berkala oleh lembaga pemerintah di bidang statistik.

ADVERTISEMENT

Bagaimana Jika Desil Tidak Sesuai?

Masyarakat yang menemukan hasil desil tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan data. Berdasarkan informasi laman resmi Cek Bansos Kemensos, pembaruan dapat dilakukan melalui desa atau kelurahan dan dinas sosial.

Masyarakat juga dapat mengusulkan perubahan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata. Setelah itu, desil akan dihitung ulang oleh BPS secara berkala.

Dengan demikian, hasil desil yang muncul saat ini bukan berarti akan selalu sama. Pemutakhiran dilakukan untuk menyesuaikan data dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Desil Digunakan untuk Apa?

Data desil digunakan pemerintah dalam menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial. Kemensos menjelaskan kelompok Desil 1 sampai Desil 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial PKH dan Sembako. Sementara Desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.

Meski demikian, posisi desil tidak otomatis berarti seseorang pasti menerima bantuan. Penetapan penerima tetap mengikuti ketentuan dan kriteria masing-masing program.

Data DTSEN sendiri memang digunakan sebagai basis untuk mendukung perencanaan program dan penetapan sasaran berbagai kebijakan pemerintah. Portal resmi DTSEN menyebut basis data ini digunakan untuk perencanaan program, evaluasi kebijakan, dan pengambilan keputusan strategis.

Cara Cek Desil

Pengecekan desil dapat dilakukan secara online melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos. Masyarakat cukup menyiapkan NIK sesuai KTP. Berikut cara cek desil lewat HP di laman cekbansos.kemensos.go.id

  • Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos melalui browser di HP.
  • Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
  • Masukkan kode huruf atau captcha yang tersedia.
  • Klik Cari Data.
  • Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
  • Informasi mengenai data dan desil keluarga akan ditampilkan sesuai data yang tercatat.

Hasil pengecekan tersebut dapat menjadi informasi awal mengenai posisi kesejahteraan keluarga dalam DTSEN. Jika data yang ditampilkan tidak sesuai kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui kanal yang telah disediakan pemerintah.

Desil Berapa yang Bisa Mendapat Bansos?

Desil dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan sasaran atau prioritas berbagai program pemerintah. Namun, posisi desil tidak berarti seseorang otomatis menjadi penerima bansos.

Penetapan penerima tetap mengikuti kriteria dan ketentuan masing-masing program. Lantas, bansos yang diterima desil berapa? Berikut gambaran program bantuan yang dikaitkan dengan masing-masing kelompok desil.

  • Desil 1: Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Desil 2: Bansos pangan atau bantuan beras 10 kilogram
  • Desil 3: BLT Dana Desa dan KIS PBI
  • Desil 4: BLT Dana Desa dalam kondisi darurat dan KIS PBI
  • Desil 5: Subsidi listrik 450 VA/900 VA
  • Desil 6: Program Indonesia Pintar (PIP)
  • Desil 7: Kartu Prakerja pada gelombang tertentu

Perlu dipahami, daftar tersebut bukan berarti seluruh keluarga pada desil tertentu pasti mendapatkan bantuan. Setiap program mempunyai persyaratan dan mekanisme penetapan penerima masing-masing.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads