Warga di sekitar Stasiun Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, mendapatkan layanan kesehatan gratis dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya. Layanan tersebut dihadirkan melalui Rail Clinic dan Rail Library pada Kamis (10/9/2026).
Sebanyak 250 warga dan siswa sekolah dasar mengikuti kegiatan yang digelar di Stasiun Tanggulangin tersebut. Mereka mendapatkan berbagai layanan kesehatan mulai pemeriksaan umum, gigi, mata, laboratorium hingga pemberian obat secara cuma-cuma.
Manager Kesehatan KAI Daop 8 Surabaya, dr Wendi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian KAI kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi kami, keberadaan KAI bukan hanya tentang mengantarkan masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya. Kami juga ingin hadir memberikan manfaat langsung melalui layanan kesehatan, pendidikan, literasi, dan keselamatan," kata Wendi di dalam kereta Rail Clinic, Kamis (10/9/2026).
Ia menjelaskan, Rail Clinic menyediakan sejumlah layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Di antaranya pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, kebidanan dan USG, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan mata, hingga pemberian obat-obatan.
Menurut Wendi, layanan kesehatan tersebut dihadirkan untuk mendekatkan akses pemeriksaan dan pengobatan kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar jalur kereta api.
"Yang kami dorong bukan hanya masyarakat datang berobat ketika sakit, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan sejak dini," ujarnya.
Dalam kegiatan kali ini, KAI Daop 8 Surabaya menerjunkan tenaga kesehatan yang terdiri dari dua dokter umum, dua dokter gigi, satu dokter kandungan, 10 paramedis, dua apoteker, dua analis, serta dua refraksionis optisien.
Selain pelayanan kesehatan, warga dan siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit, serta keselamatan dan keamanan di sekitar jalur kereta api.
Tak hanya Rail Clinic, KAI juga menghadirkan Rail Library. Fasilitas tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca berbagai koleksi buku, mulai cerita anak, buku pengetahuan, ensiklopedia hingga materi pembelajaran.
Rail Library juga dilengkapi e-Library berupa monitor layar sentuh yang menyediakan koleksi bacaan digital dan video edukatif.
"Anak-anak membutuhkan ruang untuk belajar dan bereksplorasi. Karena itu, kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda melalui Rail Library," jelas Wendi.
Dalam kegiatan tersebut, KAI juga memberikan sejumlah bantuan untuk mendukung kesehatan dan pendidikan masyarakat.
Sebanyak 50 kacamata diberikan kepada siswa SD Negeri Sugihwaras dan SD Negeri Kalisampurno 3 Tanggulangin. Selain itu, disalurkan 50 paket oral hygiene, 50 tas sekolah dan peralatan olahraga.
Sementara itu, sebanyak 15 paket gizi diberikan kepada ibu hamil sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak.
Wendi mengatakan kegiatan Rail Clinic dan Rail Library tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 KAI yang jatuh pada 28 September 2026. Kegiatan sekaligus menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI.
"Kami ingin setiap program yang kami hadirkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Kesehatan, pendidikan, literasi, dan keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya," ungkapnya.
KAI Daop 8 Surabaya, lanjut Wendi, akan terus mengembangkan program sosial yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat.
"Kereta api memang menjadi sarana mobilitas, tetapi di balik perjalanan itu ada semangat untuk terus menghubungkan dan memberikan manfaat. Melalui Rail Clinic, Rail Library, dan berbagai program lainnya, kami ingin KAI semakin dekat dengan masyarakat," pungkasnya.
