Pendaki Ilegal Tersesat di Gunung Semeru Dievakuasi

Pendaki Ilegal Tersesat di Gunung Semeru Dievakuasi

Muhammad Aminudin - detikJatim
Rabu, 09 Sep 2026 15:21 WIB
Tim SAR gabungan saat evakuasi Isa yang tersesat di Gunung Semeru
Tim SAR gabungan saat evakuasi Isa yang tersesat di Gunung Semeru (Foto: Istimewa)
Malang -

Tim SAR gabungan berhasil menemukan Muhammad Isa Daus Wasa (20) dalam kondisi selamat. Isa merupakan salah satu pendaki ilegal yang tersesat di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Tim SAR gabungan mengevakuasi Isa melalui jalur Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Selasa (8/9/2026).

Sebelumnya, Isa, pendaki asal Dusun Tunge, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri ini dilaporkan telah tersesat, Senin (7/9/2026), kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari ayah Isa, anaknya saat tersesat berada di sekitar puncak Limpak.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit mengerahkan satu tim rescue Unit Siaga SAR Malang Raya untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR lainnya.

ADVERTISEMENT

Sebanyak dua SRU dikerahkan menuju lokasi. Pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Malang Raya, BPBD Kabupaten Malang, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Bolang Rescue, Gimbal Alas, serta warga sekitar.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam 45 menit, tim SAR gabungan berhasil menemukan Isa. Setelah beristirahat, makan, dan minum untuk memulihkan tenaga, Isa kemudian dievakuasi turun bersama tim menuju posko SAR gabungan.

Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya Imam Nahrowi mengatakan, perjalanan turun dimulai pukul 14.30 WIB. Evakuasi dilakukan dengan hati-hati karena tim harus melewati jalur ekstrem dengan penerangan yang minim, terutama saat malam hari.

"Sekitar pukul 19.00 WIB, tim SAR gabungan dan Isa tiba di posko," kata Imam kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).

Setelah mendapatkan keterangan terkait aktivitasnya selama berada di kawasan Gunung Semeru, Isa kemudian diserahkan kepada keluarganya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads