Penerbangan Malang-Jakarta Lumpuh, 2.074 Calon Penumpang Batal Terbang

Penerbangan Malang-Jakarta Lumpuh, 2.074 Calon Penumpang Batal Terbang

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 07 Sep 2026 18:45 WIB
Bandara Abdulrachman Saleh Malang
Bandara Abdulrachman Saleh Malang. (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Banyuwangi -

Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak signifikan pada aktivitas penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang. Selama 2 hari beruntun sejak Minggu (6/9) hingga Senin (7/9/2026), sebanyak 5 penerbangan rute Malang-Jakarta terpaksa dibatalkan demi keselamatan operasional udara.

Akibatnya, ribuan calon penumpang gagal mengudara sesuai jadwal. Data pengelolaan bandara mencatat sedikitnya ada 2.074 calon penumpang yang terdampak langsung oleh kebijakan pembatalan penerbangan tersebut.

Penutupan akses udara ini dipicu sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi membahayakan mesin pesawat pada jalur penerbangan menuju ibu kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Purwo Cahyo Widhiatmoko, mengonfirmasi peningkatan jumlah penumpang yang terdampak dalam dua hari pelaksanaan pembatalan penerbangan tersebut.

Pada hari pertama pembatalan, jumlah calon penumpang yang gagal berangkat menyentuh angka ribuan, kemudian disusul ratusan penumpang lainnya pada hari berikutnya setelah pengumuman pembatalan resmi dikeluarkan.

ADVERTISEMENT

"Hari Minggu kemarin total ada 1.110 penumpang dan hari ini sesuai update terbaru yaitu lima penerbangan resmi dibatalkan, ada 964 penumpang," kata Purwo kepada wartawan, Senin (7/9/2026).

Adapun rincian lima jadwal penerbangan Malang-Jakarta yang terganggu mencakup 2 maskapai utama, yakni Batik Air dan Citilink. Penerbangan yang dibatalkan melayani rute menuju 2 bandara utama di Jakarta, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma.

Secara keseluruhan, pembatalan armada meliputi 2 penerbangan Batik Air dan satu penerbangan Citilink menuju Soekarno-Hatta, serta 2 penerbangan Batik Air sisanya yang mengarah ke Halim Perdanakusuma.

Menanggapi situasi ini, pihak pengelola bandara memastikan ketersediaan opsi penyelesaian bagi seluruh penumpang yang gagal berangkat. Para calon penumpang diminta segera berkoordinasi dengan perwakilan maskapai yang bertugas di area terminal untuk memproses hak-hak mereka.

"Bisa reschedule atau refund dan teman-teman airlines akan melayani itu," tutur Purwo.

Saat ini pihak Bandara Abdulrachman Saleh terus memantau pergerakan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bersama otoritas penerbangan terkait sebelum membuka kembali rute penerbangan menuju Jakarta secara normal.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads