Masih Ada 53 Santri Keracunan MBG di Sidoarjo yang Harus Dirawat Inap

Suparno - detikJatim
Kamis, 03 Sep 2026 15:30 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menjenguk korban keracunan MBG di Sidoarjo. (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Ada 53 pasien yang merupakan santri maupun pelajar keracunan MBG yang masih harus menjalani rawat inap di 3 rumah sakit. Mereka akan dipulangkan setelah menjalani observasi dokter.

Sementara, ada sebanyak 24 santri yang sebelumnya menjalani perawatan di RS Siti Hajar Sidoarjo yang dipulangkan hari ini. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati Yuwantina saat mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di RSI Siti Hajar Sidoarjo, Rabu (3/9/2026).

"Yang dari Siti Hajar hari ini ada 24 yang dipulangkan," kata Lakhsmie, Kamis (3/9/2026).

Dia mengatakan hingga pagi ini total sebanyak kurang lebih 666 orang yang terdampak keracunan MBG. Dari jumlah itu, sudah ada sebanyak 581 orang sudah diperbolehkan pulang atau menjalani rawat jalan.

Sementara, sekitar 53 orang masih menjalani rawat inap di tiga rumah sakit, yakni RS Siti Hajar, RS Delta Surya, dan RS Notopuro. Selain itu, terdapat enam orang yang masih dalam tahap observasi.

"Yang masih dirawat itu ada di tiga rumah sakit, Siti Hajar, Delta Surya, dan Notopuro. Ada juga penanganan tambahan di RS Arafah dan Anwar Medika, tapi sifatnya observasi dan tidak rawat inap lama," jelasnya.

Menurut Lakhsmie, jumlah pasien yang masih menjalani perawatan terus berkurang. Sebelumnya, hingga rabu pagi, 77 pasien yang dinyatakan masih menjalani rawat inap. Selanjutnya berkurang 24 orang setelah sebagian pasien dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang.

Lakhsmie menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru memulangkan pasien. Setiap pasien yang masih membutuhkan pemantauan akan tetap menjalani observasi hingga dokter memastikan kondisinya cukup baik untuk pulang.

"Prinsipnya kita tidak gegabah. Kalau memang masih perlu observasi, kita pantau dulu. Setelah dokter menyatakan aman, baru dipulangkan," ujarnya.

Lakhsmie memastikan hingga saat ini tidak ada pasien dalam kondisi kritis. Seluruh pasien yang masih menjalani perawatan disebut menunjukkan kondisi yang membaik.

"Tidak ada yang kritis. Semua kondisinya membaik," tegasnya.

Selain itu, tidak ada penambahan kasus baru sejak Rabu malam. Dengan kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo memproyeksikan seluruh pasien yang masih menjalani perawatan dapat dipulangkan hari ini apabila hasil observasi dokter menunjukkan kondisi yang memungkinkan.

"Kalau hasil observasi dokter semuanya baik, harapannya hari ini bisa pulang semua," pungkas Lakhsmie.



Simak Video "Video: Ratusan Siswa-Guru di Tulung Klaten Diduga Keracunan MBG Sop Galantin"

(auh/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork