Seorang siswa SDN 4 Kampungdalem, Tulungagung dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan akibat terjepit tiang ring basket. Petugas memotong besi yang mengunci kepala korban.
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan insiden tersebut terjadi pukul 12.40 WIB. Saat itu para siswa hendak pulang dan menunggu penjemputan dari orang tua.
"Nah, siswa kelas 3 berinisial MA ini bermain di tiang ring basket yang terbuat dari pipa besi dibentuk triangle. Kemungkinan anak penasaran dan memasukkan kepalanya ke segitiga penguat," kata Galih, Rabu (2/9/2026).
Namun, setelah kepalanya masuk, ternyata tidak bisa dikeluarkan. Kondisi tersebut membuat korban panik. Sejumlah guru dan wali murid yang berada di lokasi sempat memberikan bantuan, tapi tidak berhasil.
"Akhirnya pihak sekolah meminta bantuan ke petugas damkar. Kebetulan lokasinya dekat, sehingga tidak butuh waktu lama untuk ke sekolah itu," jelasnya.
Dari asesmen awal, petugas berencana mengeluarkan kepala MA tanpa mengunakan peralatan. Namun, hal itu sulit dilakukan karena kondisi siswa panik dan menangis.
"Akhirnya anggota memotong pipa besi itu dengan alat potong hidraulik," imbuhnya.
Dengan hati-hati, petugas penyelamat memotong dua bagian pipa yang mengunci kepala korban. Setelah pipa terpotong akhirnya korban berhasil dievakuasi.
"Alhamdulillah kondisi korban baik-baik saja, hanya panik," imbuh Galih.
Pihaknya mengingatkan para pelajar untuk lebih berhati-hati saat bermain agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Simak Video "Video: Penjelasan KCI soal Viral Tangan Anak Terjepit Pintu KRL"
(abq/dpe)