Makanan Khas Jatim dengan Bumbu Kacang Lezat

Irma Budiarti - detikJatim
Selasa, 01 Sep 2026 17:00 WIB
Nasi pecel khas Madiun. Foto: Google Review
Surabaya -

Jawa Timur (Jatim) memiliki beragam makanan khas dengan cita rasa yang kuat. Sejumlah kuliner tradisional dari berbagai daerah di provinsi ini juga menggunakan bumbu kacang sebagai salah satu komponen penting dalam penyajiannya.

Bumbu kacang memberikan rasa gurih, manis, dan pedas yang khas. Racikannya untuk kuliner Jatim pun berbeda-beda, mulai dari sambal pecel, saus untuk sate, hingga bumbu yang dipadukan dengan petis.

Kuliner Jatim yang Disajikan dengan Bumbu Kacang

Ada yang menjadikan kacang tanah sebagai bahan utama, sementara lainnya memadukannya dengan petis, cabai, gula merah, atau kecap. Berikut sejumlah makanan khas Jatim yang menggunakan bumbu kacang dalam penyajiannya.

1. Pecel Madiun

Pecel Madiun. Foto: Instagram

Pecel Madiun menjadi salah satu kuliner khas Jawa Timur yang identik dengan bumbu kacang. Hidangan ini terdiri dari aneka sayuran yang direbus atau dikukus, kemudian disiram sambal pecel. Dilansir dari Indonesia Travel, pecel Madiun menggunakan bumbu kacang dengan cita rasa pedas dan manis.

Bumbu tersebut juga memiliki aroma khas dari jeruk purut. Pecel biasanya disantap bersama nasi dan pelengkap seperti rempeyek kacang. Perpaduan sayuran dengan sambal kacang membuat pecel Madiun dapat dinikmati sebagai menu sederhana untuk sarapan maupun makan siang.

2. Sate Madura

Sate Madura Foto: Wisma Putra/detikJabar

Sate Madura merupakan salah satu makanan khas Jawa Timur yang sudah dikenal luas di berbagai daerah. Sate ini umumnya menggunakan daging ayam atau kambing yang dipotong, ditusuk, kemudian dibakar. Salah satu ciri khasnya terletak pada bumbu kacang yang disiramkan bersama kecap manis.

Bumbu tersebut memberikan rasa gurih dan manis yang berpadu dengan aroma daging hasil pembakaran. Selain bumbu kacang, sate Madura umumnya disajikan bersama lontong atau nasi serta pelengkap seperti irisan bawang dan cabai.

3. Sate Ayam Ponorogo

Sate ayam Ponorogo. Foto: istimewa

Sate ayam Ponorogo memiliki ciri khas yang berbeda dari sate ayam pada umumnya. Daging ayamnya tidak dipotong dadu, melainkan disayat atau difilet sehingga bentuknya memanjang.

Dilansir dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo, sate ayam Ponorogo menggunakan saus atau sambal kacang sebagai salah satu dasar bumbunya.

Salah satu varian sate ayam Ponorogo adalah sate Ngepos yang dibakar, kemudian disajikan dengan siraman sambal kacang. Ada pula sate Setono yang memiliki saus kacang dengan warna lebih cerah.

4. Tahu Tek

Tahu tek. Foto: Google Review

Tahu tek merupakan makanan khas Surabaya yang juga menggunakan kacang tanah dalam bumbunya. Hidangan ini biasanya terdiri dari tahu goreng, lontong, kentang, tauge, dan bahan pelengkap lainnya.

Dilansir dari Garuda Kemdikbud, bumbu tahu tek dibuat dari petis, kacang tanah, cabai, dan bawang putih yang diulek hingga menghasilkan bumbu dengan tekstur kental.

Kombinasi kacang tanah dan petis membuat tahu tek memiliki cita rasa gurih dan khas. Bumbu tersebut kemudian disiramkan ke atas tahu dan bahan lainnya sebelum disajikan.

5. Rujak Cingur

Rujak cingur. Foto: detikcom

Rujak cingur merupakan kuliner khas Surabaya yang menggunakan bumbu berbahan kacang dan petis. Hidangan ini terdiri dari cingur atau moncong sapi yang dimasak hingga empuk, kemudian dicampur dengan sayuran, buah-buahan, tahu, tempe, dan lontong.

Berdasarkan data Warisan Budaya dari Kemendikbudristek, bumbu rujak cingur dibuat dengan mencampurkan petis dan kacang bersama sejumlah bumbu lainnya. Cita rasa rujak cingur cukup kompleks karena memadukan rasa gurih, manis, pedas, dan aroma khas petis.

6. Pecel Semanggi

Pecel semanggi. Foto: Instagram @jajanansemarang

Pecel semanggi merupakan kuliner tradisional Surabaya yang menggunakan daun semanggi sebagai bahan utamanya. Daun tersebut biasanya dikukus kemudian disajikan dengan bumbu kacang yang telah dicampur petis.

Bumbu kacangnya menjadi bagian penting yang memberikan rasa gurih, manis, dan pedas pada hidangan. Pecel semanggi umumnya dinikmati bersama kerupuk uli. Cara makannya pun cukup khas karena kerupuk tersebut dapat digunakan sebagai pendamping saat menyantap semanggi dan bumbunya.

Bumbu Kacang dalam Kuliner Jawa Timur

Penggunaan kacang tanah dalam makanan khas Jawa Timur tidak selalu menghasilkan rasa yang sama. Pada pecel, kacang menjadi bahan utama sambal yang memberikan rasa gurih dan pedas. Sementara pada sate, bumbu kacang berpadu dengan kecap untuk menghasilkan rasa manis dan gurih.

Pada makanan seperti tahu tek dan rujak cingur, kacang juga berpadu dengan petis sehingga menghasilkan rasa yang lebih kuat. Keragaman tersebut menunjukkan bahwa satu bahan dapat menghasilkan karakter rasa berbeda ketika diracik dengan bumbu khas masing-masing daerah.

Jika ingin mencoba makanan khas Jawa Timur dengan bumbu kacang, pecel Madiun, sate Madura, sate ayam Ponorogo, tahu tek, rujak cingur, dan pecel semanggi dapat menjadi pilihan.



Simak Video "Video: Peneliti BRIN Temukan Cecak Spesies Baru, Dinamai Pecel Madiun"

(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork