Masyarakat Kota Pudak bakal disuguhi kemeriahan Gresik Merdeka Carnival. Puluhan mobil hias serta berbagai komunitas akan ambil bagian dalam pawai untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada besok, Sabtu (29/8/2026) siang.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik Syaifudin Ghozali mengatakan, total terdapat 71 barisan yang akan mengikuti karnaval. Peserta tersebut berasal dari 45 unsur, mulai dari komunitas, Forkopimda, perusahaan hingga gabungan organisasi perangkat daerah (OPD).
"Ada 71 barisan dengan 45 unsur, jadi komunitas, Forkopimda, perusahaan dan gabungan dinas," kata Ghozali, Jumat (28/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ghozali menjelaskan dari 45 unsur tersebut, terdapat 24 mobil hias yang akan menjadi bagian utama dalam pawai. Selain itu, terdapat delapan mobil operasional yang turut mendukung kegiatan.
"Yang 45 unsur itu ada jumlah 24 mobil hias. Dan ada mobil operasional 8," jelasnya.
Ghozali menambahkan tak hanya kendaraan hias, sejumlah komunitas juga bakal memeriahkan parade. Di antaranya komunitas olahraga sepatu roda, sepeda tua hingga komunitas Paskibraka.
"Ada beberapa komunitas di Gresik yang ikut. Termasuk komunitas sepeda tua yang bakal memeriahkan acara tersebut," tambahnya.
Ghozali menyebut, pihaknya menargetkan karnaval dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Rangkaian kegiatan diupayakan rampung sebelum waktu Magrib sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat pada malam hari.
"Kita usahakan mulai start 13.00, sebelum Magrib selesai," ujarnya.
Menurut Ghozali, Gresik Merdeka Carnival merupakan agenda tahunan yang telah dinantikan masyarakat. Karena itu, Pemkab Gresik berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa setiap tahun sebagai bagian dari perayaan puncak HUT Kemerdekaan RI.
"Yang pertama karena ini sudah agenda tahunan, dan sudah dinantikan masyarakat. Terus yang kedua akan diteruskan setiap tahun di setiap puncak HUT RI ke-81," tuturnya.
Sementara itu, Korps Bhayangkara juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan selama pelaksanaan karnaval. Pawai mobil hias dan parade busana tersebut akan menempuh jarak sekitar 8 kilometer.
Rute karnaval dimulai dari halaman Kantor Pemkab Gresik dan berakhir di Pendopo Bupati Gresik. Peserta akan melintasi sejumlah ruas jalan utama, yakni Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Pahlawan hingga Jalan Wachid Hasyim.
Kasatlantas Polres Gresik AKP Nur Arifin mengatakan, jalur karnaval akan menggunakan satu lajur. Meski demikian, jalan tidak ditutup total karena kendaraan lain masih dapat melintas melalui jalur yang diberlakukan dua arah.
"Melewati beberapa ruas jalan utama. Nantinya rute karnaval menggunakan 1 jalur," ujar Arifin.
Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi mengimbau pengendara menggunakan sejumlah jalur alternatif. Kendaraan dari arah Lamongan dapat menggunakan Jalan KH Syafi'i, dari arah Cerme melalui Jalan Prambangan, sedangkan pengendara dari Kota Surabaya dapat memanfaatkan Jalan Mayjend Sungkono.
"Terutama bagi kendaraan R4 atau lebih, agar tidak memicu kemacetan," terang alumnus Akpol 2015 tersebut.
Petugas kepolisian juga akan disiagakan di sejumlah persimpangan untuk mengatur arus lalu lintas selama karnaval berlangsung. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, akses jalan akan kembali dibuka secara normal.
"Petugas juga akan disiagakan di sejumlah titik-titik persimpangan jalan untuk memandu pengendara," tandas mantan Kasatlantas Polres Lamongan itu.
