PDI Perjuangan (PDIP) mulai menyiapkan target politik besar di Jawa Timur untuk Pemilu 2029. Tak hanya ingin kembali meraih kemenangan pada pemilihan legislatif (pileg), partai berlambang banteng moncong putih itu juga membidik kursi Gubernur Jatim.
Target tersebut disampaikan dalam konsolidasi internal PDIP Jatim di Surabaya yang dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Minggu (23/8/2026), dengan sejumlah nama kader mulai disebut berpotensi maju dalam Pilgub Jatim 2029.
Berikut sejumlah fakta soal target PDIP Jatim menuju 2029:
Baca juga: Ambisi PDIP Rebut Kursi Gubernur Jatim 2029 |
1. PDIP Targetkan Kemenangan Pileg dan Pilgub Jatim
Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah menegaskan seluruh kader memiliki tanggung jawab dan tekad yang sama untuk memenangkan pileg sekaligus pilgub yang akan datang, setelah partainya melakukan evaluasi terhadap hasil Pemilu 2024 di Jawa Timur.
"Dengan kerja keras kita semua, kita punya kewajiban sama, tekad yang sama untuk memenangkan pileg dan pilgub yang akan datang," kata Said di Surabaya, Minggu (23/8/2026).
Said menyebut PDIP Jatim kehilangan sejumlah kursi legislatif dan eksekutif pada Pemilu 2024 sehingga evaluasi dilakukan untuk memperbaiki kekuatan partai, dan dari evaluasi tersebut dia optimistis PDIP bisa kembali meraih kemenangan sekaligus mengantarkan kadernya menjadi Gubernur Jatim.
"Bahwa PDI Perjuangan sudah saatnya punya Gubernur Jawa Timur," tambahnya.
2. Mesin Partai Akan Dibedah hingga Tingkat TPS
Untuk mengejar target kemenangan pada 2029, PDIP Jatim akan melakukan evaluasi secara berjenjang mulai dari daerah pemilihan (dapil) kabupaten/kota hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS), sementara kaderisasi juga disebut menjadi bagian penting untuk memperkuat mesin partai.
"Kita akan bedah semua di setiap dapil kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan sampai di TPS. Percayalah bahwa setelah kaderisasi, banyak hak kita lakukan, dan banyak evaluasi kita lakukan," tegasnya.
Said juga meminta seluruh anggota DPR RI, DPRD provinsi, serta DPRD kabupaten/kota lebih aktif turun ke masyarakat dan tidak hanya mengandalkan mesin partai menjelang kontestasi politik 2029.
"Kami siap memenangkan pileg, menyambut kemenangan di 2029. Semua harus gotong royong, semua anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota harus benar-benar turun reses ke lokasi, tidak ada lagi tidak turun ke lokasi," lanjutnya.
3. Target Punya Gubernur Jatim Disebut Cita-cita Politik
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, target memiliki Gubernur Jatim merupakan cita-cita politik partai, terlebih dia menilai PDIP memiliki modal elektoral serta sejumlah kader yang dinilai potensial untuk dipersiapkan menghadapi Pilgub Jatim 2029.
"Ya itu sebagai suatu cita-cita politik. Karena ditinjau dari peta politik yang ada, secara konsisten elektoral PDI Perjuangan itu mengalami kenaikan terus-menerus. Karena itulah partai harus membangun optimisme, termasuk di dalam menetapkan target-target perolehan kursi pada pemilu yang akan datang," kata Hasto di Surabaya, Minggu (23/8/2026).
Hasto menekankan target politik tersebut tetap harus dibarengi dengan keberpihakan kepada masyarakat, karena menurutnya kader PDIP harus membawa semangat memperjuangkan kebenaran, keadilan, dan kepentingan rakyat kecil dalam setiap kontestasi politik.
"Tetapi Pemilu juga menegaskan bahwa yang terpenting menampilkan wajah politik yang memperjuangkan kebenaran, keadilan, dan terus-menerus membela rakyat tertindas. Maka tadi dinyanyikan juga lagu Bung Karno Bapak Marhaenis untuk mengingatkan tentang pentingnya keberpihakan, pembelaan terhadap rakyat kecil. Bahkan tadi Ibu menampilkan sosok Pak No itu yang dalam 17 Agustus di Banyuwangi itu menunjukkan patriotisme yang luar biasa di tengah-tengah sampah, dan itu diberikan perhatian khusus oleh Ibu Ketua Umum. Maka seluruh kader partai harus muncul jiwa-jiwa patriotisme dan menggembleng semangat guna membela rakyat Marhaen tersebut," tambahnya.
Simak Video "PDI Perjuangan Jatim Bagikan 1.000 Paket Bansos"
(irb/hil)